VIDEO: Dua Caleg DPRD Bangka Meninggal Dunia

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka sudah menyampaikan dari proses pencalonan calon legislatif (caleg) hingga perubahan Daftar Calon Tetap

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka sudah menyampaikan dari proses pencalonan calon legislatif (caleg) hingga perubahan Daftar Calon Tetap (DPC) kepada para partai politik.

Untuk saat ini caleg DPRD Kabupaten Bangka di empat daerah pemilihan ada perubahan dari awal penetapan DCT pada 20 September 2018 sebanyak 461 orang menjadi 459 orang karena ada dua caleg yang meninggal dunia yakni Kamsier Noer dari PKS untuk dapil 1 dan Irwan Mustafa dari Partai Golkar untuk dapil 3.

"Kemarin sudah kami sampaikan dirapat evaluasi dan kami dari divisi teknis akan melaksanakan bimbingan teknis terkait perhitungan surat suara," jelas Iman Supiar selaku Divisi Teknis dan Penyelenggaraan didampingi Arsyil Aziz selaku Divisi Hukum dan Pengawasan serta Hartati selaku Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, saat konfrensi pers bersama wartawan, Senin (21/1/2019) di Sekretariat KPU Kabupaten Bangka.

Menurutnya, apabila nama caleg yang meninggal dunia tetap tercetak di surat suara, kemudian dipilih, maka akan masuk dalam suara partai.

"Sekalipun nantinya dicoblos, akan tetap dihitung sebagai suara parpol," jelas Iman.

Berdasarkan aturan pada Pasal 34 ayat 1 PKPU 20 tahun 2018 menjelaskan bahwa calon yang meninggal dunia hanya bisa diganti paling lambat 13 hari sebelum ditetapkan sebagai caleg. Selanjutnya, di pasal 35 pada PKPU yang sama juga menerangkan bahwa peserta yang meninggal dunia tidak dapat diganti. KPU akan melakukan perubahan dengan mencoret caleg yang bersangkutan tanpa mengubah nomor urut calon.
(BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved