Lama Tak Muncul di Televisi Ternyata Rachel Amanda Idap Penyakit Kanker, Namun Ia Berhasil Sembuh

Lama Tidak Menghiasi Layar Kaca, Rachel Amanda Berhasil Sembuh dari Kanker Tiroid. Berikut Gejala dan Cara Pengobatannya

Lama Tak Muncul di Televisi Ternyata Rachel Amanda Idap Penyakit Kanker, Namun Ia Berhasil Sembuh
Instagram/ auroramanda95
Rachel Amanda 

BANGKAPOS.COM – Rachel Amanda, aktris cantik yang lama tidak terlihat menghiasi layar kaca akhirnya bisa bernafas legah setelah berhasil menang melawan kanker tiroid. Ia yang didiagnosis Dokter terkena kanker tiroid stadium satu pada tahun 2014 merasa beruntung karena penyakitnya dapat lebih cepat ditangani.

Kini, ia lebih fokus menjaga kesehatan mental dan kesehatan.

Melansir dari Kompas.com, Amanda mengatakan menderita hipertiroid dan minum obat secara rutin.

Kondisi hipertiroid atau hormon tiroid yang terlalu aktif membuatnya mengalami gejala gampang lelah, jantung berdebar-debar, metabolisme tinggi, dan juga sering gemetar.

"Waktu itu aku minum obat hipertiroid untuk menormalkan hormonnya, tetapi setelah stabil leherku makin bengkak dan ternyata ada tumor di tiroid kanan," tuturnya

Tindakan operasi dilakukan mengangkat benjolan di kelenjar tiroid. Namun, dokter akhirnya mengangkat kedua tiroidnya dan menemukan sel kanker di bagian tiroid kirinya. Kemudian menjalani terapi radiasi satu kali.

"Kanker tiroid tidak jelas penyebabnya. Pada aku sepertinya faktor genetik dan juga radikal bebas karena aku sering terpapar asap rokok di lokasi syuting," katanya.

Walau sudah dioperasi dan dinyatakan sembuh, secara rutin Amanda mengonsumsi obat untuk tiroidnya. Setiap bulan ia juga menjalani cek darah untuk mengukur kadar hormon tiroid dan pemindaian tubuh setahun sekali.

Sementara kesehatan mental ia bangun dengan melakukan olahraga yang membuatnya tenang, seperti yoga secara rutin.

Perlu diketahui, kanker tiroid adalah pertumbuhan sel abnormal yang terjadi di dalam kelenjar tiroid. Kelenjar berbentuk kupu-kupu pada bagian depan leher. Kelenjar ini mengeluarkan hormon-hormon yang mengatur metabolisme, pertumbuhan, suhu tubuh, denyut jantung, tekanan darah, berat badan, dan lainnya.

Halaman
123
Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved