PT Timah

Target PT Timah Tbk Melalui PT Inalum Kuasai Cadangan Mineral dan Batubara di Indonesia

BUMN dalam menguasai cadangan mineral dan batubara masih minoritas dibandingkan dengan yang dikuasai pihak swasta.

Target PT Timah Tbk Melalui PT Inalum Kuasai Cadangan Mineral dan Batubara di Indonesia
bangkapos/nurhayati
Kegiatan coffee morning yang diselenggarakan PT Timah Tbk bersama Kejaksaan Negeri Bangka yang juga mengundang para jurnalis, Rabu (23/1/2019,) di Parai Beach Resort Sungailiat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--PT Timah Tbk yang bergabung bersama perusahaan besar PT Aneka Tambang Tbk dan PT Bukit Asam melalui PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum) akan menguasai cadangan mineral dan batubara di Indonesia. Sebelumnya PT Inalum berhasil menguasai saham PT Freeport.

Diakui General Manager PT Timah Tbk Bangka Belitung Samhadi, BUMN dalam menguasai cadangan mineral dan batubara masih minoritas dibandingkan dengan yang dikuasai pihak swasta.

"PT Inalum dapat tugas mengakusisi tambang batubara, dapat tugas mengakuisisi tambang nikel dan tenaga surya," jelas Samhadi pada acara coffee morning PT Timah Tbk dengan Kejaksaan Negeri Bangka, Rabu (23/1/2019,) di Parai Beach Resort Sungailiat.

Untuk mencapai target tersebut menurutnya harus menjalin hubungan yang harmonis dengan semua stakeholder.

Dia menilai sebagai perusahaan tambang PT Timah Tbk memiliki permasalahan yang sangat kompleks. Dimana PT Timah Tbk memiliki sejarah panjang dari dimulai masuknya orang-orang China ke Bangka yang mulai melakukan penambangan timah, jaman penjajahan hingga saat ini.

Untuk itu perlu adanya pendekatan yang lebih elegan sehingga perlu peran komunikasi termasuk dengan aparat penegak hukum.

Dalam hal ini PT Timah Tbk sudah menjalin kerjasama melalui Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Agung.

Oleh karena itu PT Timah Tbk dalam operasionalnya sesuai kaidah-kaidah hukum baik dalam melakukan penambangan, pengamanan aset negara dan lainnya yang memerlukan penanganan hukum.

"Kami perlu pendampingan. Terima kasih kepada kejari ini awalan yang baik. Kondisi sekarang sangat dinamis, dengan ada komunikasi dan koordinasi sehingga ke depannya lebih baik lagi kolaborasi dalam mencapai tugas kita masing-masing," harap Samhadi. 

(Bangkapos.com/Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved