Didit Kaget, KLHS dari BLHD Belum Selesai, Terancam Bisa Batal

Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (Perda RZWP3K) Provinsi Babel atau perda zonasi terancam bisa dibatalkan

Didit Kaget, KLHS dari BLHD Belum Selesai, Terancam Bisa Batal
Bangkapos/Hendra
Pansus RZWP3K, DPRD Babel melakukan rapat dengan PLN, BLH dan instansi terkait di ruang Banmus, Kamis (24/1/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Peraturan Daerah Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (Perda RZWP3K) Provinsi Bangka Belitung atau perda zonasi terancam bisa dibatalkan. Batalnya perda RZWP3K ini dikarenakan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Daerah Babel hingga saat ini belum selesai.

Padahal KLHS harus selesai dulu baru bisa membahas perda RZWP3K. DPRD Babel baru mengetahui KLHS belum selesai saat melakukan pertemuan dengan BLHD dan instansi terkait, Kamis (24/1/2019).

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya kaget saat mengetahui KLHS ini belum selesai. Padahal pembahasan Perda RZWP3K sudah berjalan sekitar 2 bulan.

“Jujur, saya sangat kaget. KLHS ini wajib selesai dulu baru membahas Perda zonasi. Saya kita saat menerima berkas pengajuan perda zonasi di paripurna sudah selesai semua.  Ternyata KLHS ini belum selesai. Harusnya KLHS ini diselesaikan dulu, baru nanti kita singkronkan seperti apa,” kata Didit Srigusjaya.

Dia menyayangkan BLHD tak berkoordinasi dengan DPRD Babel terkait belum selesainya KLHS ini. Karenanya untuk pembahasan selanjutnya perlu kajian hukum dan koordinasi dengan Kementrian Lingkungan Hidup.

Lanjut Didit, belum selesainya KLHS ini bisa menghambat pembahasan Perda Zonasi. Bahkan bila, tidak juga selesai sampai pembahasan draf , perda zonasi ini bisa saja dihentikan.

“Saya sarankan ke BLH Babel tolong dikoordinasikan ke pusat seperti apa. Jadi KLHS ini terpenting ini harus dikomunikasikan dulu. Kalau KLHS ini tak selesai kita bingung yang mana baik dan mana yang tidak nantinya,” ujar Didit. (Wartawan Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved