Serahkan Bus Sekolah di Dusun C2 Lubuk Pabrik, Gubernur Ingin Angka Melanjutkan Sekolah Meningkat

Gubernur berharap, bus sekolah yang diserahkan ini dapat dijaga dengan baik dan dirawat bersama. Hanya digunakan untuk kepentingan anak sekolah.

Serahkan Bus Sekolah di Dusun C2 Lubuk Pabrik, Gubernur Ingin Angka Melanjutkan Sekolah Meningkat
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat memberikan arahan sebelum menyerahkan bus sekolah di dusun C2 Lubuk Pabrik, Kamis (24/1/2019). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta dengan diberikannya bantuan bus sekolah ke ke Dusun C2 Lubuk Pabrik, Bangka Tengah, dapat meningkatkan angka lanjut sekolah di dusun tersebut.

"Dengan adanya bus sekolah harapan kita tingkat anak-anak melanjutkan sekolah ke SMP dan sma harus lebih tinggi. Mereka inilah penerus bangsa," kata Erzaldi, saat menyerahkan bus sekolah, Kamis (24/1/2019).

Ia menyebutkan, semasa dirinya menjabat sebagai bupati Bangka Tengah, dusun ini telah mendapatkan bantuan bus sekolah. Namun karena sudah belasan tahun kondisi kendaraannya sudah rusak dan tidak bisa dioperasionalkan. Bahkan rangka bus lama masih ada di halaman rumah salah satu warga.

Bukan tanpa alasan, dirinya menyerahkan bus bantuan CSR perusahaan ke Dusun ini. Pasalnya, dulu sekitar tahun 2005 dirinya melihat pemandangan anak sekolah dan guru yang tinggal di sini datang ke sekolah dengan baju yang kotor karena harus menempuh perjalanan cukup jauh dan jalan yang masih tanah kuning.

"Sudah lama enggak pakai mobil ke sekolah, kalau naik motor baju merah ke sekolah karena waktu itu jalannya masih tanah kuning, sehingga ke sekolah itu ogah," katanya.

Ia berharap, bus sekolah yang diserahkan ini dapat dijaga dengan baik dan dirawat bersama. Hanya digunakan untuk kepentingan anak sekolah.

"Sekarang Alhamdullilah masyarakat di sini dapat mobil yang lebih bagus, baru dan pakai AC. Tolong dipelihara, mobil lama biarlah di situ biar sejarah tahu, mudah-mudahan ada yang berhasil melihat perjuangan masyarakat sangat keras dan alot dengan adanya mobil itu," katanya.

Dirinya sembari bergurau mengatakan, untuk operasional pihak dusun harus meminta kepada Bupati.

"Lah dikasih mobil, jangan kelak oli, ban agik lah nek minta ke provinsi. Minta biaya operasional ke Bangka Tengah ok," ujarnya sambil diiringi tawa.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved