Desa Pebuar Bangun Ekonomi Rakyat Melalui Pertanian dan BUMDes

Masyarakat Desa Pebuar sejak beberapa tahun kebelakang sudah mulai menggeluti penanaman padi sawah.

Desa Pebuar Bangun Ekonomi Rakyat Melalui Pertanian dan BUMDes
Dok.Pemdes Pebuar
Padi sawah di Desa Pebuar 

BANGKAPOS.COM - Desa Pebuar terletak di sebelah barat dari wilayah Kecamatan Jebus Bangka Barat'>Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung.

Desa yang pada tahun 2009 lalu merupakan pemekaran dari desa Sungai Buluh ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 934 orang dengan 285 KK di dalamnya.

Desa Pebuar memiliki luas wilayah seluah 1.964 Ha dan terdiri dari 2 dusun yaitu dusun Pebuar dan dusun Unar.

Masyarakat desa ini sejak beberapa tahun kebelakang sudah mulai menggeluti penanaman padi sawah dengan memanfaatkan lahan luas yang berada di desa tersebut yaitu di Dusun Unar.

Pada tahun 2015 lalu Desa Pebuar sudah merasakan panen raya dan di tahun 2017 lalu diproyeksikan sebagai satu diantara desa yang memiliki potensi besar di bidang pertanian tanaman pangan oleh Pemerintah Bangka Barat'>Kabupaten Bangka Barat.

Pada tahun 2018 lalu untuk pengelolaan lahan sawah peme­rintah desa juga turut memberikan bantuan untuk peningkatan lahan yang bersumber dari APBDesa (dana desa).

Oleh karena itu Pemerintah Desa Pebuar mengambil langkah sigap dengan menjadikan sektor pertanian tanaman pangan ini fokus utama sebagai andalan dari desa.

Kepala Desa Jumri mengajak pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, untuk tetap membangun sinergitas yang baik dalam mengembangkan potensi tanaman pangan ini, Rabu (23/1).

Beliau juga turut mengajak masyarakat memanfaatkan petak sawah yang ada untuk dikembangkan dan diurus de­ngan benar.

Karena dia optimistis dengan pengelolaan dan pengolahan lahan yang optimal, Desa Pebuar selain mampu memenuhi kebutuhan beras untuk warga di dalam desa, dirinya pun yakin melalui tanaman pa­ngan ini dapat meningkatkan penguatan ekonomi masyarakat desa sendiri sehingga nantinya mampu menjadi satu diantara desa yang melakukan swasembada pangan. Jadi ke depan kebutuhan dan ketersediaaan tanaman pangan ini di Bangka Barat tetap stabil.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved