Berita PT Timah

Bantu Warga Kurang Mampu, RSMS Sungailiat Konsisten Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis

Selain operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis, rencananya RSMS Sungailiat juga akan mengoperasi tumor pasien balita asal Sungailiat

Bantu Warga Kurang Mampu, RSMS Sungailiat Konsisten Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
bangkapos/edwardi
Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerja sama dengan spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ketujuh bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (27/01/2019). 

BANGKAPOS.COM  -- Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerja sama dengan spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ketujuh bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (27/01/2019).

Spesialis bedah plastik, dr Iqmal mengatakan jumlah pasien yang akan mengikuti kegiatan bakti sosial ini ada 5 orang.

"Jadi ini merupakan kegiatan yang ketujuh atau yang pertama di tahun 2019 ini. Jadi total sudah tujuh bulan sejak kita melaksanakan kegiatan bakti sosial ini secara kontinyu di Rumah Sakit Medika Stannia Sungailiat ini. Insyaallah semoga kegiatan ini membawa manfaat yang besar bagi masyarakat Bangka Belitung," kata dr Iqmal.

Sementara itu Direktur RSMS Sungailiat, dr Khairul Saleh, SpPD didampingi Wakil Direktur, dr Zaenal Arpan
mengatakan pihaknya akan konsisten dan berkomitmen untuk membantu masyarakat Provinsi Kepulauan Babel dengan menggelar operasi bibir sumbing dan langit-langit sumbing secara gratis.

"Alhamdulillah kegiatan bakti sosial kali ini ada 5 pasien yang berhasil lolos screening untuk dilakukan operasi. Pasien semuanya berasal dari Pulau Bangka, yang paling jauh berasal dari Toboali Kabupaten Bangka Selatan," kata dr Zaenal Arpan.

Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerja sama dengan  spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ketujuh bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (27/01/2019).
Rumah Sakit Medika Stannia (RSMS) Sungailiat (dibawah naungan PT RSBT dan PT Timah Tbk) bekerja sama dengan spesialis bedah plastik dari Kota Palembang, dr Iqmal Perlianta, Sp BP-RE kembali menggelar bakti sosial operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis tahap ketujuh bagi para pasien dari keluarga kurang mampu di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di instalasi bedah RSMS Sungailiat, Minggu (27/01/2019). (bangkapos/edwardi)

Ditambahkannya, selain operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis, rencananya RSMS Sungailiat juga akan mengoperasi tumor pasien balita asal Sungailiat yang sempat viral di medsos.

"Kita juga berencana membantu operasi tumor balita yang baru lahir dan sempat viral di medsos beberapa hari terakhir ini, namun setelah diperiksa dr Iqmal ternyata belum boleh dioperasi karena tumor itu diperkirakan masih bisa mengecil sendiri seiring pertumbuhan usia si balita," jelasnya.

Dilanjutkannya, dr Iqmal masih menunggu sampai tumor itu mengecil sendiri, apabila tumor itu sudah mengeras dan tidak mengecil lagi kemungkinan baru tumor itu bisa dioperasi.

"Saat ini si pasien diberikan obat dahulu sampai tumor itu mengecil sendiri dan bila sudah tidak bisa mengecil lagi baru dilakukan operasi," ujarnya.

Diungkapkannya, kegiatan operasi bibir sumbing dan langit-langit ini tidak ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga RSMS Sungailiat berinisiatif menggelar kegiatan ini untuk membantu keluarga kurang mampu.

"Untuk operasi Laparoskopi di RS Medika Stannia saat ini sudah ditanggung BPJS Kesehatan, sedangkan untuk pengobatan akupuntur saat ini sudah ada namun belum ditanggung BPJS kesehatan," jelasnya. (BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved