Otak Penjebol Komputer Alat Berat Ekskavator Ditembak Jatanras Babel

Tim 1 Opsnal Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung terpaksa melumpuhkan pelaku otak pembobolan komputer alat berat

Otak Penjebol Komputer Alat Berat Ekskavator Ditembak Jatanras Babel
Bangka Pos/deddy marjaya
Tersangka Johan otak pelaku pencurian komputer alat berat bersama barang bukti yang dibekuk Tim Opsnal Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Sabtu (26/1/2019) 

BANGKAPOS.COM  -- Tim 1 Opsnal Subdit Jatanras Dit Reskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung terpaksa melumpuhkan pelaku otak pembobolan komputer alat berat, kemarin Sabtu (26/1/2019).

Juharman alias Johan (31) soerang residivis pencurian warga asal Palembang yang menetap di Kampung Nelayan 2 Sungailiat yang dibekuk saat akan memaketkan barang bukti berusaha kabur saat pengembangan untuk menggelandang bukti.

Sementara itu tiga rekannya keburu kabur saat tempat mereka berkumpul didatangi polisi. Turut diamankan Muhammad Aidil (33) warga Kampung Nelayan 2 yang mengantarkan tersangka.

"Satu tersangka kita bekuk yang melakukan otak pencurian komputer alat berat yang meresahkan di Pulau Bangka," kata Kasubdit Jatanras AKBP Wahyudi Minggu (27/1/2019)

Berdasarkan pengakuan tersangka Johan ia di bantu rekan rekannya sudah melakukan aksi pencurian alat berat jenis Ekskavator sebanyak 7 kali dilokasi berbeda. Namun keterangan tersangka ini tidak begitu saja dipercaya karena jumlah pencurian komputer alat berat yang dilaporkan di Pulau Bangka cukup banyak.

Pengungkapan ini bermula dari laporan Ahau(47) pengawas lapangan CV Bahana warga Sebidang Kabupaten Bangka. Ahau melaporkan pada Jumat (25/1/2019) malam telah kehilangan komputer Ekskavator milik perusahaan saat parkir di Jl Sunghin Desa Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka. Komputer dan monitor PC Merk Kobelco sk200-8 lenyap disikat maling.

Pelaku mengambil barang tersebut dengan cara membuka box penutup komputer pc serta memotong kabel komputer yang berada di belakang jok tempat duduk sedangkan monitor yang berada di samping kanan depan dekat hendel dibuka dengan cara baut serta kabel di potong.

Atas kejadian tersebut CV Bahana mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta. Informasi terkait pencurian alat berat tesebut langsung didalami oleh Tim Subdit 1 Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung dipimpin oleh Ipda Defriansyah.

Setelah dilakukan penyelidikan didapat informasi (26/1/2019) ada dua orang pria yang hendak mengirimkan paket berisi komputer dan monitor alat berat di sala satu pengiriman paket kilat di Sungailiat.

Ipda Defriansyah dan anggotanya langsung bergerak ketempat yang dimaksud dan langusng membekuk keduanya. Ternyata benar komputer dan monitor alat berat yang akan dikirimkan tersebut adalah milik CV Bahana yang dilaporkan hilang.

Tersangka Johan otak pelaku pencurian komputer alat berat bersama barang bukti yang dibekuk Tim Opsnal Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Sabtu (26/1/2019)
Tersangka Johan otak pelaku pencurian komputer alat berat bersama barang bukti yang dibekuk Tim Opsnal Jatanras Dit Krimum Polda Kepulauan Bangka Belitung Sabtu (26/1/2019) (Bangka Pos/deddy marjaya)
Halaman
12
Penulis: deddy_marjaya
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved