Tak Tahan Dihantui Sosok Inah, Otak Pembunuhan Janda Menyerahkan Diri ke Polisi

Asri Marli, otak pembunuhan Inah akhrinya menyerahkan diri ke Polda Sumsel, Jumat (25/1/2019) didampingi keluarganya.

Tak Tahan Dihantui Sosok Inah, Otak Pembunuhan Janda Menyerahkan Diri ke Polisi
kompas.com/Aji YK Putra
Tersangka Asri, otak pembunuhan IA menyerahkann diri ke Polda Sumsel Jumat (25/1/2019) 

BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Inah seorang janda asal Desa Pedataran, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim ditemukan tewas dengan kondisi tubuh hangus terbakar pada Minggu (20/1/2019).

Setelah penemuan jenazah Inah, polisi berhasil menangkap 4 pelaku dari 5 pelaku pembunuhan pada Rabu (23/1/2019) dini hari di Gelumbang, Kabupaten Muaraenim.

Satu di antara pelaku pembunuhan yang bernama Malik mengatakan bahwa mereka mendapat perintah dari Asri yang merupakan otak pembunuhan untuk membunuh Inah, karena korban memiliki hutang narkoba jenis sabu pada Asri.

Asri Marli, otak pembunuhan Inah akhrinya menyerahkan diri ke Polda Sumsel, Jumat (25/1/2019) didampingi keluarganya.

Kepada petugas, Asri mengkau bahwa dia menyerahkan diri lantaran takut dengan ancaman kapolda Sumatera Selatan (Sumsesl) Irjen Pol Zulkarnain Adinegara bahwa dirinya tak menjamin jika Asri ditangkap dalam keadaan hidup jika terus bersembunyi.

"Benar semalam sudah diserahkan keluarganya. Karena takut akan kita sikat jika tidak menyerahkan diri," kata Zulkarnain, Sabtu (26/1/2019), dikutp dari Kompas.com.

Saat diwaancarai alasan Asri menyerahkan diri juga karena selalu dihantui Sosok Inah.

Dalam benak asri, sosok Inah kerap menghinggapi dibenaknya.

Tersangka mengaku selalu dibayang-bayangi oleh sosok Inah.

Setelah membunuh korban, Asri sempat bersembunyi di kawasan Kertapati, Palembang dengan menggunakan sepeda notor yang dipinjamnya.

Halaman
12
Editor: ediyusmanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved