Video: Asiknya Berburu Kuliner di Ruko PJ Belinyu, Semua Serba Ada

Uniknya lagi, belasan ruko yang ada bisa digunakan oleh para pedagang tanpa dipungut biaya alias gratis. Tak heran jika tempat usaha

BANGKAPOS.COM,BANGKA-- Perkembangan dunia kuliner tak pernah mati. Bisnis penganan itu semakin menjamur. Seperti halnya di Kecamatan Belinyu Bangka, sebuah pusat kuliner kembali dibuka.

Di hari pertama launchingnya, Pusat Kuliner PJ yang berada di dekat Jembatan Bandung Batutunu Belinyu itu ramai diserbu warga, Minggu (27/1/2019).

Uniknya lagi, belasan ruko yang ada bisa digunakan oleh para pedagang tanpa dipungut biaya alias gratis. Tak heran jika tempat usaha yang dimaksud ramai dipadati penjual dan juga pembeli.

"Asik..makanan yang dijual para pedagang di Ruko PJ enak, nikmat top markotop," kata pengunjung, Niken (25) tampak asik menyantap hidangan di pusat kuliner tersebut, Minggu (27/1/2019).

Pengunjung tak hanya berasal dari Kota Kecamatan Belinyu, namun daerah lain. Mereka datang karena ingin berburu makanan khas daerah.

Jajanan yang disediakan antara lain kerupuk, kemplang, keretek (getas), empek-empek (kelesan), cacak ikan, otak-otak, rusip, teritip dan jenis lainnya. Tak hanya itu, berbagai masakan sayuran lauk pauk tersedia di tempat ini.

"Sementara ini saya hanya jual otak-otak. Tapi nanti rencana jual empek-empek dan makanan lainnya. Yang jelas kami para pedagang disini bisa jualan di petak ruko ini tidak dipungut biaya.

Kami pedagang merasa terbantu karena bisa jual di ruko ini gratis enam bulan pertama," kata Nini (30), penjual otak-otak asal Belinyu, Minggu (27/1/2019).

Pemilik Petak Ruko Pusat Kuliner PJ Belinyu yang dimaksud, Junaedi Surya alias Pit Jun (45), menyatakan, sarana dan prasarana yang ia siapkan semata-mata demi mendukung dunia kuliner di daerah.

Diakuinya, fasilitas yang ia bangun, sekaligus membantu para pedagang kecil karena tidak dikenakan sewa seperser pun.

"Semata-mata demi mendukung usaha kuliner yang ada disini. Pada akhirnya diharapkan usaha kuliner dapat ikut serta memajukan dunia pariwisata daerah kita," kata Pit Jun.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bangka, Asep Setiawan dikonfirmasi Bangka Pos, Minggu (27/1/2019) menyatakan, relevansi antara kuliner dengan pariwisata sangat kuat.

Semakin banyak pusat kuliner berdiri, maka diharapkan pariwisata akan semakin berkembang.

"Apalagi jika kuliner yang dijual merupakan makanan khas daerah yang bisa dibawa pulang sebagai oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah ini," katanya.(ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved