BKPSDM Babar Sudah Cek Informasi Caleg Lulus CPNS, Ini Hasilnya

Tetapi kalau Ma Weni, itu secara prinsip dia mendaftar (CPNS) pada 8 Oktober, tetapi 24 September sudah

BKPSDM Babar Sudah Cek Informasi Caleg Lulus CPNS, Ini Hasilnya
BANGKA POS / DEDY QURNIAWAN
Kepala BKPSDM Babar Heru Warsito 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bangka Barat (Babar) telah mengecek informasi calon legislatif (caleg) yang lulus CPNS Pemerintah Kabupaten Babar 2018.

Di Bangka Barat diketahui ada dua caleg yang lulus jadi CPNS Pemkab Babar.

Pertama, dr Karlsen Shitandiwe, caleg Partai Perindo dapil Muntok dan Simpang Teritip yang lulus CPNS untuk formasi dokter umum di Puskesmas Kundi.

Kedua, peserta yang sebelumnya adalah caleg Hanura nomor urut 3 yakni atas nama Ma Weni  yang lulus CPNS pada jabatan guru Agama Islam Ahli Pratama.

Hasilnya, BKPSDM Babar menyatakan bahwa dr Karlsen tak lulus karena tak mengundurkan diri dari caleg atau parpol saat mendaftar CPNS.

Sementara Ma Weni dinyatakan tetap lulus karena telah melengkapi surat pengunduran diri dari parpol sebelum mendaftar sebagai peserta seleksi CPNS Pemkab Babar 2018.

"Dr Karlsen tidak diluluskan karena sebelum mendaftar dia tidak mengundurkan diri.

Tetapi kalau Ma Weni, itu secara prinsip dia mendaftar (CPNS) pada 8 Oktober, tetapi 24 September sudah melakukan pengunduran diri sebagai caleg dan ditindaklanjuti partainya, dan ditindaklanjuti KPU Bangka Tengah.

Dan secara prinsip, sampai pemberkasan akhir Ma Weni sudah klir,"  Kepala BKPSDM Babar Heru Warsito saat ditemui di kantornya, Selasa (29/1/2019). 

Heru menyatakan, Ma Weni sudah melengkapi berkas-berkasnya lengkap dengan surat pengunduran diri dari caleg, parpol, dan KPU Bangka Tengah.

"Lengkap semuanya. Mungkin kasusnya sama kayak di Bangka Selatan," kata dia.

Saat ini, BKPSDM Babar telah merampungkan proses pemberkasan seleksi CPNS 2018.

Selanjutnya, berkas akan disampaikan ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) regional 7 Palembang.

"Untuk proses verifikasi dan penetapan NIP. Artinya di daerah sudah clear (pemberkasan). Berdasarkan hasil verifikasi kami, semuanya clear, hanya dua peserta itu saja.

Untuk dr Karlsen tidak lengkap, karena sampai akhir pemberkasan pun dia tidak bisa menunjukkan surat pengunduran dirinya (dari parpol)," beber Heru. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved