KPU Pangkalpinang Undang Media, Ajak Sosiliasaikan Pemilu 2019

KPU Kota Pangkalpinang mengundang wartawan di Pangkalpinang untuk mensinergikan pemberitaan dan sosialisasi Pemilu 2019, Selasa (29/1/2019).

KPU Pangkalpinang Undang Media, Ajak Sosiliasaikan Pemilu 2019
Bangka Pos / Hendra
KPU Pangkalpinang melakukan pertemuan dengan wartawan terkait pemberitaan dan sosialisasi pemilu 2019 di Sekretariat KPU Pangkalpinang, Selasa (29/1/2019). 

BANGKAPOS.COM – KPU Kota Pangkalpinang mengundang wartawan di Pangkalpinang untuk mensinergikan pemberitaan dan sosialisasi Pemilu 2019, Selasa (29/1/2019).

Empat komisioner KPU Pangkalpinang hadir bertemu dengan wartawan. Ketua KPU Pangkalpinang, Penti yang juga divisi logistik, Yusmayadi Divisi Teknis, Margaretha Divisi Perencanaan dan Data Informasi, dan Ruslan Divisi Parmas dan SDM KPU Pangkalpinang.

Para komisioner KPU Pangkalpinang ini dihadapan wartawan menjelaskan terkait proses kepemiluan dan tahapan yang telah dilakukan oleh KPU Pangkalpinang.

 “Kita ingin kawan-kawan media melalui pemberitaannya turut mensosilisasikan pemilu. Kita optimis pemilu nanti bisa mencapai target 80 persen pemilih di Pangkalpinang dan 77,75 persen untuk nasional,” kata Ruslan, Divisi Parmas dan SDM KPU Pangkalpinang.

Ketua KPU Pangkalpinang, Penti yang merupakan Divisi Logistik mengatakan bahwa untuk logistik pemilu 2019 tidak ada permasalahan.

“Untuk logistik pemilu seperti kotak suara sudah kita amankan. Supaya tidak rusak ditempat penyimpanan kita alas dengan palet, kita berikan obat anti rayat dan tikus. Sedangkan untuk surat suara masih dalam proses di KPU RI,” kata Penti.

Yusmayadi, Divisi Teknis menjelaskan terkait dengan teknis kepemiluan. Diantaranya terkait dengan aturan pembuatan TPS, pemilih dan lainnya.

“Untuk pembuatan TPS nanti boleh saja menggunakan ruang sekolah. Akan tetap harus memperhatian sisi kebersihannya,” kata Yusmayadi.

Sementara Margaretha Divisi Perencanaan dan Data Informasi menjelaskan terkait dengan data pemilih pemilu 2019.

“Untuk DPT sudah kita tetapkan. Saat ini kita masih memperoses untuk data pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK). Prosesnya masih berlangsung dan hari ini kita masih mendata di Lapas,” kata Margaretha.

(Bangka Pos / Hendra)

Penulis: Hendra
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved