Tangkal Hoax, Relasi Lakukan Sosialisasi Lebih Awal untuk Disabilitas

Kami hadir lebih awal untuk mendobrak pintu-pintu demokrasi ini supaya tidak termakan oleh hoax-hoax yang mulai muncul.

Tangkal Hoax, Relasi Lakukan Sosialisasi Lebih Awal untuk Disabilitas
(nurhayati/bangkapos.com)
Ketua Relawan Demokrasi Segmen Disabilitas KPU Kabupaten Bangka Suhargo, saat memberikan sosialisasi pemilu 2019, para siswa-siswi disabilitas, Selasa (29/1/2019)di Sekolah Luar Biasa Sungauliat. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Ketua Relawan Demokrasi Segmen Disabilitas KPU Kabupaten Bangka Suhargo, mengakui kendala dalam berinteraksi dengan para siswa-siswi di Sekolah Luar Biasa (SLB) Sungailiat saat memberikan sosialisasi pemilu 2019, Selasa (29/1/2019).

Namun ia bersyukur sangat terbantu oleh para guru SLB yang memberikan penjelasan menggunakam bahasa isyarat agar para siswa-siswi disabilitas ini mengerti apa yang ia sampaikan.

"Kalau konteksnya sekolah kami masih aman tapi kalau konteksnya di luar sekolah mungkin akan kewalahan dengan cara interaksi. Itu yang kami pikirkan tahapan berikutnya cuma karena ini tahapan awal untuk kesulitan kami teratasi karena dimentori oleh komisi pemilihan umum pada beberapa tahun lalu," jelas Suhargov kepada bangkapos.com.

Diakuinya, mereka tidak mengajak untuk pemilu atau berpolitik tetapi berpesta demokrasi. Dengan kata pesta ini terlihat meriah dan menyenangkan sehingga para disabilitas hadir pada tanggal 17 April nanti guna memberikan hak suaranya.

Mahasiswa Jurusan Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung ini mengatakan, sosialisasi di SLB Sungailiat ini haluan pertama yang seharusnya jadwal pada awal Februari nanti.

"Kami hadir lebih awal untuk mendobrak pintu-pintu demokrasi ini supaya tidak termakan oleh hoax-hoax yang mulai muncul. Kami mengambil langkah yang lebih awal, langkah yang lebih cepat untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun mereka terkesan anak-anak disabilitas tapi kami rasa ketika teracuni oleh isu-isu oleh hoax-hoax yang memang muncul di masyarakat itu akan matang ke mereka, akan sulit di hilangkan seandainya masuk ke mereka," ungkap Ketua BEM Fakultas Hukum UBB ini.

(BANGKAPOS.COM/NURHAYATI)

Penulis: nurhayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved