Begini Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua IRT Belinyu

Akibat kecelakaan Lalulintas tersebut, pengendara serta penumpang sepeda motor (Meri dan Arni) meninggal

Begini Kronologis Kecelakaan Maut yang Tewaskan Dua IRT Belinyu
Kanit Laka Satlantas Polres Bangka, Ipda Agus Jhon
Sepeda motor yang dikendarai menghantam sebuah truk di Desa Pugul Kecamatan Riausilip Bangka 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Kapolres Bangka AKBP M Budi Arianto diwakili Kasat Lantas AKP Diana Yanmiraty menyatakan, olah tempat kejadian perkara  (Olah TKP) kasus Lakalantas di Jl Raya Desa Pugul Riausilip Bangka, selesai dilakukan.

Hasilnya, diketahui dugaan sementara penyebab tewasnya dua orang ibu rumah tangga (IRT) pada insiden ini, Rabu (30/1/2019).

"Berawal saat kita menerima laporan dari masyarakat tentang terjadinya Lakalantas pada Hari Rabu Tanggal  30 Jajuari 2019 sekira Pukul 07.50 WIB di Jl Raya Sungailiat- Belinyu, tepatnya di Desa Pugul Kecamatan Riausilip  Bangka," kata Kasat Lantas AKP Diana Yanmiraty, saat memberikan keterangan didampingi Kanit Laka, Ipda Agus Jhon.

Tim Unit Laka Satlantas Polres Bangka langsung meluncur ke lokasi kejadian (TKP).

Ketika sudah berada di TKP, polisi mengevakuasi korban, mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi, termasuk sopir truk pengangkut pupuk lawan tabrak sepeda motor kedua IRT.

"Akhirnya diketahui kronologis kejadian  bermula saat Sepeda Motor Honda Vario tanpa Nopol yang dikendarai Saudari Meri Handayani berboncengan dengan Saudari Arni melaju dari arah Belinyu menuju Sungailiat.

Sedangkan  mobil truk Nopol  B 9078 BYX yang dikemudikan Saudara Syarifuddin melaju dari arah Sungailiat menuju Belinyu," kata Kasat 

Kemudian lanjut Kasat, saat di jalan tikungan ke kiri, sepeda motor melebar ke kanan jalan sehingga menabrak depan kanan mobil truk.

Benturan itu sangat kuat,  sehingga terjadilah kecelakaan.

"Akibat kecelakaan Lalulintas tersebut, pengendara serta penumpang sepeda motor (Meri dan Arni) meninggal dunia di TKP," katanya.

Sementara itu, data yang dikantongi Tim Unit Laka Satlantas Polres Bangka diketahui, Meri Handayani kelahiran Palembang, 7 Agustus 1987, berstatus honorer (UPTD Pendidikan) Warga Jl Jenderal Sudirman Airjkung Belinyu.

"Sedangkan Arni, kelahiran Belinyu 8 Agustus 1964, status PNS, Warga Jl Air Cempedak Kutopanji Belinyu," katanya.

Kasat menyebutkan, pasca kejadian, kondisi Meri Handayani mengalami kaki tangan kanan patah dan (maaf -red) ada bagian organ tubuh yang putus dan meninggal dunia di TKP.

Begitu pula Arni mengalami luka serius,  tangan kiri patah dan meninggal dunia di TKP.

"Saat kejadian cuaca cerah, pagi hari dan arus lalulintas sepi," jelasnya (bangkapos/ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved