Skandal Pejabat BPJS Ketenagakerjaan

Wanita Muda Mantan Pegawai Gugat 3 Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp 1 Triliun

Skandal Kasus Dugaan Pencabulan, RA Gugat 3 Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp 1 Triliun

Wanita Muda Mantan Pegawai Gugat 3 Anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp 1 Triliun
VOA/TRIBUNNEWS
Konferensi pers dugaan kasus perkosaan yang melibatkan anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - RA, staf Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Ketenagakerjaan (TK) dari Syafri Adnan Burhanuddin, mengajukan gugatan kepada 3 orang sebesar Rp 1 triliun.

Tiga orang yang digugat adalah Sjafri Adnan Baharuddin, Aditya Warman, Guntur Witjaksono.

Kuasa hukum RA, Heribertus Hartojo mengatakan gugatan perdata itu diajukan ke PN Jakarta Selatan terkait kasus dugaan pencabulan yang dialami RA, serta kerugian pencemaran nama baik.

Hal itu, kata dia, mengenai perbuatan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 13, 65 juga Pasal 52 huruf C Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

"Di sini kita mengajukan gugatan materiil dan immaterial.

Di mana gugatan materiilnya sebesar Rp 3,7 juta, dan juga immaterialnya Rp 1 triliun," ujar Heribertus, di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

"Ada tiga tergugat, tergugat 1 Sjafri Adnan Baharuddin sebagai mantan anggota BPJS.

Kedua, Aditya Warman selaku tergugat dua selaku anggota Dewas BPJS dan ketiga Guntur Witjaksono selaku tergugat tiga, juga sebagai Ketua Dewas BPJS," imbuhnya.

Dalam kasus ini, Syafri dilaporkan oleh RA terkait tuduhan pencabulan. Sedangkan dua orang lainnya menjadi nama yang baru muncul selama pelaporan.

Heribertus sendiri enggan menjelaskan keterkaitan Aditya Warman dan Guntur dalam perkara ini.

HALAMAN SELANJUTNYA

Editor: teddymalaka
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved