Prostitusi Online, Wanita Digerebek Saat Layani Pelanggan Hingga Honorer Cantik Nyambi Jadi Mucikari

Polisi Bekasi meringkus pelaku prostitusi online yang kerap menjual dirinya melalui media sosial yakni WeChat, MeChat, dan Twitter.

Prostitusi Online, Wanita Digerebek Saat Layani Pelanggan Hingga Honorer Cantik Nyambi Jadi Mucikari
Bangkapos.com/Dok
Ilustrasi: Seorang wanita cantik diduga PSK digerebek tim Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kepulauan Bangka Belitung di sebuah hotel Kota Pangkalpinang, Kamis (31/5/2018). 

BANGKAPOS.COM, BEKASI - Satu per satu kasus prostitusi online berhasil diungkap kepolisian.

Di Bekasi, Satuan Polres Metro Bekasi Kota meringkus pelaku prostitusi online berinisial NB (30) yang kerap menjual dirinya melalui media sosial yakni WeChat, MeChat, dan Twitter.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana mengatakan, penangkapan ini berawal dari patroli tim siber Polres Metro Bekasi Kota yang menemukan salah satu akun di media sosial yang menawarkan jasa prostitusi.

"Pada saat melaksanakan patroli siber di internet, pada saat patroli itu mendapatkan seorang wanita yang menjajakan dirinya di tiga buah media sosial tersebut," kata Eka di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jumat (1/2/2019).

Pihak kepolisian pun langsung menangkap NB yang saat itu sedang melayani pelanggannya di Apartemen Kemang View, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Senin (31/1/2019).

3 Cewek dan 5 Cowok Digerebek Dalam Satu Kamar, Satu Siswi Ternyata Sedang Hamil

Berdasarkan hasil penyelidikan, NB memasang tarif dari Rp 700.000 hingga Rp 3,5 juta kepada pelanggannya.

Pelaku mengaku sudah lebih dari satu tahun melayani jasa prostitusi online. NB juga kerap melayani pelanggannya yang berada di luar Kota Bekasi.

"Kalau pengakuan yang bersangkutan sudah setahun lebih, selain di Bekasi, yang bersangkutan juga pernah melayani sampai Jakarta," ujar Eka.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 600.000 hasil prostitusi online, tiga buah handphone, dan satu kotak berisi alat kontrasepsi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 45 Ayat 1 juncto Pasal 27 Ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Tindak Pidana Prostitusi Online dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Honorer Cantik Jadi Mucikari, Jual Wanita Sebagai Imbalan Bayar Utang

Kasus prostitusi online juga terungkap di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Halaman
1234
Editor: fitriadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved