Ahmadi Sopyan: Beda Pilihan Boleh tapi Tetap Jaga Persatuan dan Damai

Perbedaan pilihan itu lumrah dan manusiawi, jangan karena Pemilu sesaat kita membantai kawan

Ahmadi Sopyan: Beda Pilihan Boleh tapi Tetap Jaga Persatuan dan Damai
Bangkapos
Asmadi Sopyan 

BANGKAPOS.COM--Tokoh pemuda Bangka Belitung (Babel), Ahmadi Sopyan menyampaikan seluruh masyarakat untuk tidak mudah terhasut hate speech atau ucapan kebencian yang menyudutkan pihak atau kelompok lain.

Tindakan hate speech merebak sangat luas dan masif akhir-akhir ini melalui berbagai media yang dikonsumsi masyarakat untuk memperoleh informasi.

Menurutnya, menjelang pesta demokrasi 2019 masyarakat harus tetap damai dan menjaga kondusifitas.

Ahmadi tak ingin masyarakat berselisih hanya karena beda pilihan.

"Perbedaan pilihan itu lumrah dan manusiawi, jangan karena Pemilu sesaat kita membantai kawan lama, tetangga dan seperadik sendiri serta sesama orang Babel. Kita di sini sudah sangat damai,” kata Ahmadi Sopyan di Pangkalpinang.

Ahmadi Sopyan yang juga maju sebagai Calon Anggota DPR RI Dapil Babel ini menuturkan, ucapan kebencian sama halnya dengan masifnya penyebaran hoaks.

Pasalnya, dampak permasalahan ini bermuara pada tujuan yang sama, yakni untuk memecah persatuan kerukunan hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Hoaks di tahun politik bisa dijadikan mainan, sedikit banyak pasti ada pengaruhnya.

Hoaks semakin menjadi karena seringkali dijadikan alat oleh kelompok pemecah umat serta kelompok yang tidak ingin umat bersatu dan masyarakat hidup damai," ujarnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini melanjutkan, supaya semua lapisan masyarakat tidak mudah terjerumus dengan melakukan ucapan kebencian dalam bentuk apapun.

Dia juga menyampaikan agar pihak pemerintah dapat memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat tentang pengaruh berita bohong terhadap kerukunan bangsa.

"Rakyat kita sudah banyak yang cerdas ketimbang percaya pada hoaks karena hoaks itu pasti masanya tidak lama.

Masyarakat harus melakukan konfirmasi terkait segala informasi yang didapat, lebih percaya pada fakta yang ada," pungkas Ahmadi.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved