VIDEO : Jembatan EMAS Rusak, INSA Bangka Belitung Rencana Akan Tuntut Ganti Rugi

Sejak tiga hari lalu, Jembatan Eko Maulana Ali Suroso (EMAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terkendala kerusakan pada sistem hidrolik

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sejak tiga hari lalu, Jembatan Eko Maulana Ali Suroso (EMAS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung masih terkendala kerusakan pada sistem mekanik hidrolik yang menyebabkan belum bisa beroperasinya jembatan penghubung Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka itu.

Terkait kerusakan itu Asosiasi Pemilik Pelayaran Nasional Indonesia atau INSA (Indonesia Nasional Shipowner Assosiation) Bangka Belitung berencana akan minta ganti rugi karena terhambatnya lalu lintas kapal yang melewati jembatan.

Sekretaris INSA (Indonesia Nasional Shipowner Assosiation) Bangka Belitung, Eko Supriyadi saat ditemui di kawasan Jembatan EMAS, Rabu (6/2/2019) mengatakan dari organisasi INSA, rencana akan minta ganti rugi dan bagaimana pola ganti rugi tersebut masih belum tahu.

"Contohnya kapal kita sudah selesai, dari luar ada yang mau masuk tidak bisa. Kerugian perkapal 20 juta perhari, itu kapal cargo. Kalau kapal roro banyak sekali, dari mulai buah dan sayuran.

Termasuk ekpedisi, rencana akan meminta ganti rugi kepada Pemprov Babel." ungkap pria yang juga menjabat sebagai Branch Manager, PT Bangka Jaya Line ini.

Ditambahkan Eko, tertahannya kapal yang tidak bisa masuk ke Pelabuhan Pangkalbalam itu sudah memasuki hari ketiga dan jika sudah masuk hari keempat ditakutkan akan menyebabkan kelangkaan sembako di Bangka Belitung.

Hal tersebut, akan berdampak ke masyarakat karena tertutupnya jembatan tersebut.

Penulis: Resha Juhari
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved