Bahar Buasan : Pembangunan Harus Mulai Dari Desa

Anggota DPD RI Dapil Babel, Bahar Buasan tak ingin pembangunan terpusat di perkotaan, tapi tersebar di pedesaan. Hal itu akan mengurangi kesenjangan

Bahar Buasan : Pembangunan Harus Mulai Dari Desa
Bangka Pos
Bahar buasan : Pembangunan Harus Mulai Dari Desa 

BANGKAPOS.COM -- Anggota DPD RI Dapil Babel, Bahar Buasan tak ingin pembangunan terpusat di perkotaan, tapi tersebar di pedesaan. Hal itu akan mengurangi kesenjangan kesejahteraan antara desa dan kota.

Karena itu, Senator kelahiran Pangkal Pinang itu berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat mulai dari desa. Bahar menilai dengan memajukan sebuah desa sama halnya membangun bangsa.

"Kita harus bersama-sama membangun sumber daya manusia mulai dari pedesaan, itu saja tidak cukup tanpa dibangun oleh manajemen yang baik, itu juga belum cukup tanpa didukung oleh mentalitas yang baik," ujar Bahar Buasan.

Bahar mengatakan hal itu karena merasa dirinya juga dibesarkan di desa. Selain itu dirinya menyadari pertahanan ekonomi sebuah negara juga akibat perjuangan masyarakat di desa.

"Saya dari desa Kedimpel, banyak yang tidak tau nama desa itu karena jauh dari perkotaan. Saya sudah sejak lama berbaur dengan masyarakat, jadi saya tau apa kebutuhan mereka," kata Bahar Buasan di desa Jada bahrin, Merawang, Bangka Induk.

Bahar yang juga mencalonkan lagi sebagai Anggota DPD RI dapil Bangka Belitung tersebut juga mengatakan dirinya mempunyai keterbukaan bagi seluruh masyarakat. Ia juga bersyukur kepada orang tuanya karena filosopi rumahnya yang terbuka mengantarkannya ke kondisinya seperti sekarang. Menjadi orang yang terbuka.

"Kita harus terbuka, agar orang lain tau kita bagaimana dan orang lain juga menilai kita apa adanya," ujar Anggota DPD RI yang mencalonkan diri lagi di Pileg 2019 mendatang.

Atas pantauan awak media, ia juga sering disambangi warga saat dimana saja berada. Baik itu di kebun, pasar, maupun lingkungan rumah. Ia berharap dengan keterbukaannya tersebut mudah untuk menyerap sebanyak-banyaknya aspirasi dari masyarakat serta mengawasi berjalannya UU yang telah dibuat legislator di daerah.

"Harus diperjuangkan kalau sudah kita tampung aspirasi masyarakat di pusat. Jadi tidak hanya kita asal menyerap saja. Kita juga mengawasi berjalan atau tidaknya UU yang telah ditetapkan oleh pemerintah di desa-desa," tutupnya.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved