VIDEO : Harga Tiket Pesawat Tinggi, Kasihan Masyarakat

Wakil DPRD Kabupaten Bangka Rendra Basri mengakui tingginya harga tiket pesawat terbang, tetapi bagi anggota DPRD karena

BANGKAPOS. BANGKA-- Wakil DPRD Kabupaten Bangka Rendra Basri mengakui tingginya harga tiket pesawat terbang, tetapi bagi anggota DPRD karena sesuai jadwal banmus sudah teranggarkan sehingga tidak menjadi masalah.

"Kalau melaksanakan tugas tidak masalah karena dewan sudah teralokasi anggarannya tapi itu anggaran pemerintah daerah yang sudah teralokasi," jelas Rendra.

Namun menurutnya, kebutuhan masyarakat yang mau datang ke Pulau Bangka untuk berwisata ataupun ada keperluan sangat berdampak.

Begitu juga bagi masyarakat dari Bangka akan keluar daerah dengan menggunakan pesawat udara sangat berpengaruh dengan mahalnya harga tiket.

"Kami harapkan menjadi ini perhatian serius bagi pemerintah daerah dan provinsi juga untuk menstabilkan harga tiket khususnya Jakarta-Bangka, Bangka-Jakarta.

Bahkan ke Palembang juga mencapai harga Rp 900.000 ini menjadi suatu permasalahan khususnya di Bangka Belitung," ungkap Rendra.

Ia menilai, jika tiket melambung tinggi memberikan pengaruh besar. Dia mencontohkan saat Imlek ini masyarakat perantauan ingin pulang ke Bangka.

Apalagi jika keluarga besar yang ingin pulang ke tanah leluhurnya.

"Imlek tahun ini sepi karena mahalnya harga tiket pesawat terbang. Kalau tahun-tahun dulu cukup ramai masyarakat kita yang ada di rantau untuk pulang ke Bangka," kata Rendra.

Untuk mengatasi mahalnya harga tiket pesawat terbang ini Pemprov Babel sudah memanggil pihak-pihak terkait agar normalisasi harga tiket pesawat.

"Kalau tidak bagaimana kita secara terpadu memberikan masukan kepada pemerintah bagaimana untuk menstabilkan harga tiket, mengimbangi maskapai juga berapa idealnya harga tiket Pangkalpinang-Jakarta, Pangkalpinang-Palembang agar maskapai tidak rugi, masyarakat juga tidak rugi," saran Rendra. (Bangka Pos/Nurhayati)

Penulis: nurhayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved