VIDEO: Konfrensi Pers Polres Bateng Kasus Pembunuhan yang Dilakukan Tersangka Joni

Berdasarkan pengakuan pelaku pembunuhan Joni (30) warga Kelurahan Berok, Koba ia kalap setelah melihat sang istri sedang berhubungan badan

BANGKAPOS.COM--Berdasarkan pengakuan pelaku pembunuhan Joni (30) warga Kelurahan Berok, Koba ia kalap setelah melihat sang istri sedang berhubungan badan dengan korban Farel warga Simpang Jongkong Kecamatan Koba, pada Rabu (6/2/2019) malam.

Hal itu diungkapkan oleh Joni, kepada awak media, saat konfrensi pers yang dilakukan Polres Bangka Tengah, pada Kamis (7/2/2019).

Kekesalan Joni memuncak setelah ia mengintip dari jendela kamar sang istri HM (25) sedang berhubungan badan dengan korban Farel, yang sama berasal dari NTT.

Sama dengan keterangan pihak kepolisian sebelumnya, Joni mengatakan bahwa dia sempat mengetuk pintu rumah, namun tidak di buka, sehingga ia penasaran dan mengintip apa yang terjadi didalam rumah melalui jendela kamar rumahnya.

Ketika ia mengintip, dengan mata kepalanya sendiri ia melihat istrinya sedang berhubungan dengan korban, sehingga seketika ia lari ke pintu depan untuk mendobrak pintu dan mengambil pisau mengejar korban.

"Awal saya mengetuk pintu, manggil istri di dalam rumah, saya ketuk ketuk tetapi tiada ada jawaban,

lalu saya melihat jendela, aku melihat istri sama laki laki lain sedang berhubungan badan,"jelas Joni kepada wartawan, Kamis (7/2/2019) dengan wajah tertutup masker.

Lalu ketika melihat itu, sambung Joni, ia lari ke pintu depan rumahnya untuk masuk ke dalam dengan cara mendobrak, dan ia mengambil pisau yang biasa ia gunakan untuk bekerja TI di dekat pintu rumah.

"Saya berusaha membuka pintu, dengan mendobraknya, sampai terbuka lalu mengambil pisau yang ada di depan pintu, namun dari dalam dia ternyata lari keluar lewat jendela,

aku juga lari keluar untuk mencegatnya, sempat ia melawan , sekitar 10 menit,"jelasnya sebelum akhirnya Joni menusukkan pisau ke badan korban.

Kapolres Bangka Tengah, AKBP Edison LB Sitanggang dalam kesempatan yang sama menjelaskan tidak ada unsur perencanaan dalam penusukan yang dilakukan tersangka,

Joni terbukti motifnya ia melakukan pembunuhan karena cemburu dengan istrinya yang sedang berhubungan dengan lelaki lain didalam kamar.

"Tersangka menusukkan pisau sebanyak tiga kali ke badan korban, dada sebelah kanan, punggung belakang, dan dada sebelah kiri,seketika korban meninggal di TKP,"jelas Kapolres. (Bangka Pos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved