VIDEO : Pesan Bupati Bangka, Kades Fungsikan Kantor Desa untuk Pelayanan Masyarakat

Pada kesempatan itu Bupati Bangka Mulkan mengingatkan Sastrawan bahwa pekerjaan sebagai kades sudah menantinya.

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Bupati Bangka Mulkan melantik Sastrawan sebagai Kepala Desa Sempan dalam pergantian antar waktu (PAW), Kamis (7/2/2019) di Balai Desa Sempan masa bakti 2018-2020.
Sastrawan mengantikan Pj Kades Sempan Satah. Sedangkan Satah mengantikan Kades Sempan Boim yang mencalonkan diri sebagai calon legislatif.

Pada kesempatan itu Bupati Bangka Mulkan mengingatkan Sastrawan bahwa pekerjaan sebagai kades sudah menantinya. Dia minta agar Sastrawan melaksanakan amanah sesuai janji dan sumpah yang sudah diucapkan.

"Laksanakan amanah tersebut dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab untuk menata dan memajukan desa serta membangun kemitraan bersama agar kesejahteraan masyarakat Desa Sempan bisa meningkat ke arah yang lebih baik," pesan Mulkan.

Ia minta agar kades bisa menjaga keharmonisan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Mulkan mengingatkan, kades untuk menjaga kondusifitas dan melibatkan seluruh masyarakat desa dalam menjalankan tugas melaksanakan pembangunan desa.

Kades juga diminta menyusun rancangan APBDes bersama BPD dan masyarakat desa sesuai visi misi yang telah dijanjikan dengan memperhatikan kondisi desa.

"Kepala desa dan BPD merupakan mitra kerja mampu bekerjasama dengan sebaik-baiknya dalam menetapkan arah pembangunan desa secara bersama-sama," ingat Mulkan.

Ia juga minta agar kades mampu merencanakan program prioritas pembangunan sehingga dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat.

Mulkan berpesan agar kades menghindari pembangunan yang didasarkan keinginan sekelompok orang. Selain itu ada sinkronisasi kegiatan dengan visi misi Bangka Setara dalam mewujudkan pemerataan keadilan dan tingkat kesejahteraan.

"Fungsikan kantor desa sebagai tempat memberikan pelayanan masyarakat, hindari pelayanan di rumah pribadi," tegas Mulkan.

Ia juga meminta para kades memelihara aset dan kekayaan desa dengan baik dan benar untuk kepentingan desa, bukan untuk kepentingan pribadi dan golongan tetapi masyarakat desa secara merata.

Penulis: nurhayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved