Waspadai Cara Penjahat Lakukan SIM Card Swap untuk Bobol Rekening Bank, Ini Cara 'Menangkalnya'

Panikkah Anda ketika nomor ponsel Anda mendadak tidak bisa dipakai atau kartu SIM Anda tiba-tiba tidak terdeteksi?

Waspadai Cara Penjahat Lakukan SIM Card Swap untuk Bobol Rekening Bank, Ini Cara 'Menangkalnya'
ipopba
Penjahat membobol akun perbankan dengan menduplikasi kartu SIM atau SIM card swap milik korban 

BANGKAPOS.COM - Panikkah Anda ketika nomor ponsel Anda mendadak tidak bisa dipakai atau kartu SIM Anda tiba-tiba tidak terdeteksi? Kalau nomor itu terhubung dengan layanan perbankan, sebaiknya Anda waspada.

Sungguh malang nasib Pak Smith, pelanggan satu operator seluler di Australia. Di bulan Januari 2018, Pak Smith melayangkan komplain ke Telecommunications Industry Ombudsman (TIO) karena seseorang via online chat berhasil meminta operator seluler langganan Pak Smith untuk mengalihkan nomor telpon Smith ke nomor SIM baru milik orang tersebut.

Yang mengejutkan,  si penjahat melakukan itu hanya berbekal nama dan tanggal lahir Pak Smith.

Bukan hanya itu, ia juga meminta operator mengubah semua informasi pribadi di akun milik Pak Smith.

Jalan cerita selanjutnya bisa diduga, si penjahat berhasil meretas profil banking dan menguras semua uang di rekening Pak Smith yang mencapai puluhan ribu dolar.

Nasib Nona Chan tak jauh beda dengan Smith.

Pada bulan Juli 2017, Nona Chan melaporkan bahwa seseorang tak dikenal telah menelpon Blue Phones, operator seluler berbasis di Australia yang dilanggan Bu Chan. Si penipu berpura-pura menjadi Nona Chan dan mengambil alih nomor selulernya.

Akibatnya, Nona Chan tidak dapat menggunakan layanan mobile selama beberapa hari dan rekening banknya dibobol sebesar US$9.000.

Dua kasus tersebut terjadi di Australia tapi modus operandi yang dikenal dengan istilah SIM card swap ini sudah dipraktikkan oleh pelaku kejahatan di Indonesia.

SIM card swap terjadi ketika pelaku kejahatan menduplikasi kartu SIM korban untuk mengakses akun-akun sensitif, misalnya akun perbankan.

Halaman
123
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved