Potensi Budaya dan Pertanian Desa Rukam Menjanjikan

Sejak tahun 2012 lalu Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mencetuskan Desa Rukam sebagai Desa Mandiri.

Potensi Budaya dan Pertanian Desa Rukam Menjanjikan
Dokumentasi Pemdes Rukam
Potensi Desa Rukam 

BANGKAPOS.COM - Sejak tahun 2012 lalu Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mencetuskan Desa Rukam yang terletak di wilayah Kecamatan Jebus termasuk sebagai satu diantara desa yang berstatus sebagai Desa Mandiri.

Dalam perjalanannya terbilang bukanlah masa yang pendek dalam proses pembangunan yang berlangsung dalam segala lini kehidupan di desa. Pastinya dalam kurun waktu tersebut cukup memberikan kesempatan pemerintah desa lebih aktif dan inovatif dalam mencari potensi-potensi yang ada di desa agar menjadi lebih berdaya, maju, mandiri dan demokratis dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera.

Berbicara soal pembangunan, Pemerintah Desa Rukam pun sudah menjalankan Badan Usaha Milik Desa yang lebih dikenal dengan BUMDes terkait upaya pemerintah desa untuk mendayagunakan segala potensi ekonomi, lembaga ekonomi, serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

BUMDes bernama Karya Mandiri Desa Rukam dibentuk bermaksud untuk melaksanakan fungsi pelayanan jasa, perdagangan dan pengembangan potensi-potensi serta perekonomian lainnya yang ada di desa demi meningkatkan pendapatan desa.

Potensi-potensi yang dimaksud adalah satu diantara sektor pertanian, seperti padi ladang, lada dan sawit yang notabene merupakan mayoritas komoditas utama yang ditanam masyarakat Desa Rukam.

Satu dari komoditas tersebut oleh pemerintah desa dijadikan sebagai unit usaha yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa Rukam yaitu sawit. Oleh pemerintah desa dibuatkan kebun sawit milik desa yang juga sekaligus jual beli TBS sawit pribadi milik masyarakat desa.

"Padi ladang juga menjadi satu diantara potensi yang ada di desa ini karena setiap bulan Agustus mayoritas masyarakat desa sudah mulai melakukan penanaman yang biasanya dilakukan secara serentak, sehingga waktu panennya biasa dilakukan di setiap bulan Januari dan Februari setiap tahunnya. Pada tahun ini pemerintah desa berencana akan menambah unit usaha baru yang akan dikelola oleh BUMDes yaitu unit usaha jual beli gas elpiji," jelasnya.

Selain itu diakui oleh pemerintah desa melalui Kepala Desa, Bahtiar SE masih banyak potensi mentah di desa ini yang sangat bisa dikembangkan sehingga bisa mengangkat nama desa dan memberikan keuntungan besar perekonomian mayoritas warganya.

"Banyak sekali seperti pemanfaatan hutan mangrove yang berada di kawasan tambatan perahu nelayan Desa Rukam. Buah-buahan lokal yang ditanam warga masyarakat seperti rambutan, duku, manggis, sawo, durian hingga perayaan hari besar Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap momen diadakannya menyita perhatian warga banyak untuk berpartisipasi dan menyertakan buah hatinya untuk sunatan massal bagian dari adat budaya. Semua itu merupakan daya tarik tersendiri bagi Desa Rukam ini,tinggal bagaimana sentuhan dari pemerintah kabupaten maupun provinsi lewat dinas terkait berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk bersama menampakkan potensi yang ada tersebut," ujarnya.

Potensi Desa Rukam
Potensi Desa Rukam (Dokumentasi Pemdes Rukam)

Pemerintah desa dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat sampai sejauh ini sudah melakukan berbagai pembangunan yang dibutuhkan dan masih ada yang dalam tahapan pembangunan, mulai dari infrastruktur jalan lingkar desa, bantuan operasional PAUD, penambahan sumur air di setiap RT, bantuan bibit, pemberdayaan kelompok-kelompok tani dan pemuda. (adv/may)

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved