Rudianto Tjen Ingin Batik Cual Jadi Komoditas Wisata Budaya Khas Babel

Rudi menilai, muatan budaya pada corak Batik Cual khas Bangka itu bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Hal ini bisa dilihat dari motif

Rudianto Tjen Ingin Batik Cual Jadi Komoditas Wisata Budaya Khas Babel
Bangkapos
Rudianto Tjen bersama warga Bangka Belitung 

BANGKAPOS.COM--Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen, mendorong agar batik Cual khas Babel menjadi komoditas wisata. Kain cual Babel disebut punya kekhasan yang menggambarkan identitas Babel.

"Saya akan ikut mendorong pariwisata Babel ini maju lewat kekhasan budaya Batik Cual yang dimiliki," kata Rudi.

Rudi menilai, muatan budaya pada corak Batik Cual khas Bangka itu bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan. Hal ini bisa dilihat dari motif batik Cual yang merupakan warisan leluhur dan kearifan lokal Babel.

"Babel juga mempunyai corak batik sendiri, apalagi corak batik itu kan merupakan corak asli warisan budaya Bangka Belitung, ini menurut saya kearifan lokal yang mesti kita lestarikan terus,” kata Rudianto Tjen.

Oleh karena itu, Politisi PDI Perjuangan itu berharap kain batik cual bisa dikembangkan, sehingga kain tersebut bisa dikenal dan disukai oleh masyarakat luas.

“Saya berharap bahwa Batik Cual ini, harus terus dikembangkan agar coraknya bisa disukai oleh banyak masyarakat," ujar Rudi.

Rudi juga merasa bangga karena pemerintahan Babel juga saat ini mulai menggunakan Batik Cual dalam acara-acara resmi.

Bahkan batik cual juga sudah dijadikan seragam dinas perangkat daerah.

Hal itu disebutkan Rudi sebagai upaya melestarikan kearifan lokal yang dimiliki Babel. Sehingga generasi selanjutnya tetap mengetahui bahwa Babel memiliki budaya kain Batik Cual.

"Saya bangga dengan pemda-pemda yang ada di Babel, dalam acara-acara resmi menggunakan seragam Batik Cual," tuturnya.

Oleh karenanya, Rudi ingin pemerintah daerah aktif memperkenalkan Babel lewat kekhasan kain batiknya.

Rudi menyebutkan, selain meningkatkan pariwisata Babel, hal itu juga mampu menjadi dorongan meningkatnya perekonomian bagi para pebatik cual di Babel.

"Saya ingin pemerintah daerah lebih aktif lagi mempromosikan Batik Cual khas Babel ini agar bisa dikenal masyarakat Indonesia secara luas," ungkap Rudianto Tjen.

“Selain pariwisata Bangka Belitung yang diuntungkan, saya kira pebatik cual juga akan ikut diuntungkan,” pungkasnya.(*)

Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved