Arus Balik Imlek 2019 di Bandara Depati Amir Meningkat Dibanding Imlek Tahun Lalu

Jumlah penumpang yang berangkat ke Pangkalpinang dapat mencapai 70% - 80% perharinya, bahkan

Arus Balik Imlek 2019 di Bandara Depati Amir Meningkat Dibanding Imlek Tahun Lalu
Bangka Pos/Jhoni Kurniawan
Manager Operasional dan Pelayanan Bandar Udara Depati Amir, Adi Wiyatno di Ruang Kerjanya. Senin, (11/02/2019) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Enam Hari Pasca Imlek 2019, aktivitas di Bandar Udara Depati Amir nampak mulai sibuk dan tampak puluhan calon penumpang sedang mengatre sepanjang kurang lebih 12 meter untuk memasuki ruangan check in bandara, Senin (11/02/2019).

Adi Wiyatno, Manager Operasional dan Pelayanan Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang mengungkapkan bahwa sebelum Imlek 2019, pergerakan atau perpindahan pesawat menuju Pangkalpinang memang sedikit berkurang.

Namun untuk jumlah penumpang yang datang dan terisi di dalam pesawat (load factor) tetap stabil.

"Jumlah penumpang yang berangkat ke Pangkalpinang dapat mencapai 70% - 80% perharinya, bahkan dapat mencapai 90% dan ini merupakan nilai postif bagi kami selaku pengelola bandara," ujar Adi.

Lebih lanjut Adi menyampaikan aktivitas penerbangan di Bandara Depati Amir hingga hari ini (arus balik Imlek 2019) dapat dikatakan mengalami pertumbuhan/kenaikan sebesar 8% jika dibandingkan dengan Imlek tahun lalu 2018 lalu.

Adi menyebutkan Data Angkutan Udara di Bandar Udara Depati Amir Pangkalpinang terhitung lima hari sebelum dan lima hari sesudah Imlek 2019 atau pada 31 Januari 2019 - 10 Februari 2019, total penerbangan pesawat udara dari/ke Pangkalpinang adalah 492 penerbangan dengan total penumpang sebanyak 58.153 orang.

"Sedangkan untuk Imlek 2018 lalu, total pesawat udara yang terbang dari/ke Pangkalpinang pada 31 Januari 2018 - 10 Februari 2018 adalah sebanyak 482 penerbangan dengan total penumpang sebanyak 54.575 orang," lanjut Adi.

Dari angka-angka tersebut diungkapkan Adi menjadi suatu keberhasilan karena pada tahun ini trend pergerakan pesawat meningkat sebanyak 02% jika dibandingkan dengan tahun yang lalu.

Sedangkan trend pergerakan penumpang pun meningkat pula sebesar 06% dari tahun yang lalu.

Persentase aktivitas di Bandara Depati Amir hingga hari ini menurut Adi memang meningkat meskipun kadang naik dan kadang turun.

"Hal ini masih dapat kami katakan normal mengingat kondisi dunia penerbangan saat ini yang memang masih berada dalam keadaan dimana kenaikan harga tiket pesawat masih menjadi permasalahan bagi masyakarat. Ditambah lagi dengan adanya pembatasan bagasi bahkan bagasi yang berbayar," pungkas Adi. (Bangka Pos/Jhoni Kurniawan)

Penulis: Maggang (mg)
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved