Buntut Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar, 5 Pelaku UMKM Rumahkan Karyawan

Sejumlah pelaku usaha oleh-oleh di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terpaksa merumahkan karyawan, hal ini buntut dari mahalnya tiket pesawat

Buntut Tiket Mahal dan Bagasi Berbayar, 5 Pelaku UMKM Rumahkan Karyawan
Bangkapos.com
Ilustrasi toko oleh-oleh khas Bangka Rini Snack, yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Sejumlah pelaku usaha oleh-oleh di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terpaksa merumahkan karyawan, hal ini buntut dari mahalnya tiket pesawat dan penerapan bagasi berbayar.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Babel, Elviyena menyebutkan sudah ada lima pelaku usaha yang menyampaikan kepadanya merumahkan pegawai lantaran omset yang menurun drastis beberapa bulan ini.

"Kelompok usaha UMKM yang bergerak di toko oleh-oleh yang paling merasakan ini. Sudah ada 5 pelaku usaha yang menyampaikan ke saya mereka terpaksa merumahkan pegawainya. Mereka ini kan kebanyakan makanan, dan makanan ini akan ada batas waktunya, orang beli sedikit karena bagasi berbayar," beber Elviyena, Senin (11/2/2019).

Ia menyebutkan, pelaku usaha yang kecil dan industri rumah tangga yang memproduksi oleh-oleh paling merasakan dampak dari kebijakan ini.

"Kalau fashion enggak terlalu masalah, ini jangka waktunya panjang. Tapi kalau orang sedikit datang kesini karena tiket mahal pasti berdampak juga. Paling berasa itu jual oleh-oleh makanan," katanya. 

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved