Atasi Lada Murah, Eko Wijaya Minta Pemerintah Ciptakan Pasar Lada di Babel

Dengan naiknya harga lada ini juga akan memberikan efek domino. Kesejahteraan petani lada terangkat, kejayaan lada Babel dikembalikan,

Atasi Lada Murah, Eko Wijaya Minta Pemerintah Ciptakan Pasar Lada di Babel
Bangkapos
Eko Wijaya 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Rendahnya harga lada membuat Eko Wijaya, Anggota DPR RI, Fraksi Demokrat khawatir dengan nasib para petani di Propinsi Bangka Belitung.

Murahnya harga lada ini dikhawatirkan akan mengganggu perekonomian masyarakat. Apalagi pada pertengahan tahun akan banyak pengeluaran masyarakat.

“Inilah yang saya khawatirkan. Pemerintah harusnya hadir memberikan solusi untuk mengatasi harga lada Babel ini lebih mahal. Padahal, dunia international tahu, brand muntok white papper itu lada yang paling berkualitas,” kata Eko Wijaya, Selasa (11/2/2019).

Diakuinya bila pemerintah Propinsi Bangka Belitung telah melakukan berbagai program untuk meningkatkan harga lada petani. Salah satunya dengan program resi gudang.

Akan tetapi, program ini ternyata belum memberikan andil besar menaikkan harga lada di Bangka Belitung. Karenanya harus ada strategi dan cara baru untuk menaikkan harga lada ini.

Ketua DPD Partai Demokrat ini menyarankan pemerintah Propinsi Bangka Belitung untuk segera menghadirkan atau menciptakan pasar lada di Bangka Belitung. Selama ini pasar lada justru berada di luar Bangka Belitung.

“Lada yang paling berkualitas itu adanya di Bangka Belitung. Saya yakin, kalau pasar ladanya ada di Bangka Belitung tentunya harga lada akan lebih tinggi. Dan ini juga bisa memangkas aktifitas tengkulak yang selama ini memainkan harga dan merugikan petani,” ujar Eko Wijaya.

Saat bertemu dengan para petani lada di Bangka Belitung, Eko Wijaya mengatakan yang paling kerang dikeluhkan oleh petani adalah harga lada yang murah. Sedangkan untuk bibit lada, petani di Bangka Belitung meski masih banyak yang tradisional tetapi cukup tahu kualitas bibit lada yang ada.

Meski demikian, kehadiran pemerintah tetap sangat dibutuhkan. Selain menciptakan pasar, juga memberikan bibit lada yang terbaik agar kualitas lada Bangka Belitung menjadi lebih baik lagi.

Cara lainnya kata Eko Wijaya, pemerintah juga harus mematenkan brand muntok white papper ini. Beredar dipasaran, brand muntok white papper digunakan hanya untuk menaikkan harga.

Halaman
12
Penulis: Hendra
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved