Demam Kpop Melanda Pangkalpinang, Aksi Dance Cover Dilakukan Remaja di Perkantoran Pemda

Penggemar musik Kpop di Pangkalpinang menyalurkan hobinya dengan melakukan aksi ‘Dance Cover’ di depan umum

Demam Kpop Melanda Pangkalpinang, Aksi Dance Cover Dilakukan Remaja di Perkantoran Pemda
capture YouTube/WEARENGAERS
Dance Cover New Generation Academy 

BANGKAPOS.COM – Penggemar musik Kpop tampaknya semakin mewabah di tanah air. Mereka tidak hanya sekedar hobi mendengarkan musik saja tetapi juga menirukan tarian atau dance yang terdapat di video klip.

Khusus di Pangkalpinang, kini ada sekumpulan remaja yang menyalurkan kegemarannya menirukan tarian musik Kpop di media sosial.

Tarian dari Boyband maupun Girlband ini rupanya menjadi hal tersendiri bagi penggemar. Tak jarang berbagai perlombaan menirukan tarian ini juga digelar. Bahkan adapula kelas yang bernama Kpop Dance Cover untuk mempelajari tarian dari lagu Boyband atau Girlband Korea.

Meski tergolong baru, kini di Pangkalpinang terdapat kursus untuk mempelajari tarian dari lagu milik boyband atau girlband Korea.

Satu di antaranya New Generation Academy, sanggar tari berbasis akademi yang mengajak masyarakat Pangkalpinang gemar menari. Selain kelas Kpop, ada pula kelas Hip Hop, Zumba, Dance, Body Combat, dan Aerobic.

Satu di antara aksi remaja yang tergabung dalam New Generation Academy terekam melalui unggahan instagram @nga.newgenerationacademy. Video tersebut merekam mereka saat menarikan “DDU-DU DDU-DU” dari Girlband Blackpink dengan lugas. Tidak tanggung-tanggung, mereka menari di tempat umum lengkap dengan kostum yang senada.

Tidak hanya di instagram, mereka juga mengunggah aksinya di YouTube saat menarikan sejumlah lagu-lagu Hitz dari Boyband maupun Girlband Korea Selatan. Seperti menarikan “Love Shot” dari Boyband Exo di depan publik.

Lalu, tidak ketinggalan pula aksi mereka menarikan “Solo” dari Jennie Blackpink yang sempat viral

Mengutip dari berita Bangkapos.com, Pelatih sekaligus pemilik Akademi menari New Generation, Kolang mengatakan keputusannya membuat sekolah menari di Bangka Belitung berawal dari ajakan kerjasama pemilik salah satu showroom mobil.

Keduanya mempunyai visi dan misi yang bersinergi membangun generasi tidak hanya pandai menari, tetapi sehat, berbahagia, bertalenta, dan memiliki kepribadian baik.

Kolang mengaku sangat optimis terhadap prospek usaha maupun perkembangan kemampuan siswa-siswanya, meskipun setiap usaha mempunyai tantangan dan lika-liku sendiri.

“Menari adalah hidup dan saya bahagia bisa mengeksplorasi kesenangan tersebut.

Bagi saya, yang terpenting saat ini bisa menyalurkan ilmu kepada teman-teman di Bangka dan bermanfaat,” kata Kolang. (bangkapos.com/jovanka)

Penulis: Idandi Meika Jovanka
Editor: teddymalaka
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved