Jaksa Siap Tuntut Pemerkosa ABG di Belinyu

Korban digauli oleh dua orang pria di Lapangan Bola di sebuah desa di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Jaksa Siap Tuntut Pemerkosa ABG di Belinyu
net
ilustrasi pemerkosaan 

BANGKAPOS.COM -- Nasib Hariadi akan ditentukan jaksa, Rabu (13/2/2019). Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kantor Cabjari Belinyu bakal menuntut terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka. Sedangkan Supiyanto, rekan Hariadi, yang juga didakwa sebagai pemerkosa gadis ABG di Belinyu, bakal dituntut pekan berikutnya.

Kepala Kantor Cabjari Belinyu, Dede MY didampingi JPU Yudha Pratama dikonfirmasi bangkapos.com, Selasa (12/2/2019) menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan surat tuntutan pada Terdakwa Hariadi.

"Sehingga direncanakan besok (Rabu, 13/2/2019) kita bacakan surat tuntutan untuk Terdakwa Hariadi," katanya.

Agenda tuntutan kata Dede sudah selayaknya digelar karena beberapa rangkaian sidang, sebelumnya sudah dilalui. Bahkan agenda pemeriksaan terdakwa sudah dilakukan. 

"Intinya Terdakwa Hariadi mengakui kesalahannya dan membenarkan semua keterangan saksi. Kejadian dilakukan secara spontanitas karena ada kesempatan tempat yang sepi dan  pencahayaan kurang. Terdakwa membantah bahwa perbuatannya dilakukan secara berencana," kata Dede mengutip pengakuan terdakwa di agenda sidang tertuup di PN Sungailiat, beberapa waktu lalu. 

Pada kesempatan yang sama, Dede menyebutkan, perkara ini diadili dalam dua berkas terpisah atau split. Terdakwa masing-masing atas nama Hariadi dan Terdakwa Supiyanto, keduanya Warga Kecamatan Belinyu.

"Khusus Terdakwa Supiyanto tuntutannya baru akan kita bacakan pekan depan karena beda majelis hakimnya, sehingga beda pula jadwal sidangnya," tegasnya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, korban digauli oleh dua orang pria di Lapangan Bola di sebuah desa di Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Dua pelaku berhasil ditangkap, lalu dijebloskan ke dalam ruang tahanan, Kamis (25/10/2018).

Informasi yang berhasil dihimpun bangkapos.com Kamis (25/10/2018) menyebutkan, penanganan kasus ini bermula adanya laporan korban pada pihak kepolisian, Rabu (24/10/2018). Dalam laporan itu korban, sebut saja namanya Bunga (14), didampingi ibunya, mengaku diperlakukan tak senonoh.

Pelaku diduga melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan atau melakukan kekerasan disertai ancaman kekerasan. Pelaku memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan atau membujuk anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Kejadian di lapangan bola sebuah desa di Kecamatan Belinyu, Sabtu 20 Oktober 2018 sekitar Pukul 22.30 WIB. Laporan korban atau orangtua korban ditindaklanjuti. Polisi kemudian melakukan penyelidikan.

Alhasil dua orang terlapor, masing-masing Supiyanto alias Yayan (19), buruh harian, Warga Jalan Simpang Tiga Kelurahan Bukitketok Belinyu Bangka dan Hariasi alias Putra (27), buruh harian, Warga Kampung Bantam Kelurahan Bukitketok Belinyu Bangka, ditangkap.(ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved