Narkoba Tak Hanya Menyerang Orang Dewasa, BNN Kabupaten Bangka Gelar Asistensi Pada Tenaga Pendidik

Para tenaga pendidik di Kabupaten Bangka mendapat bekal dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka

Narkoba Tak Hanya Menyerang Orang Dewasa, BNN Kabupaten Bangka Gelar Asistensi Pada Tenaga Pendidik
istimewa
Asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba kepada Institusi Pendidikan Tahun Ajaran 2019. Acara digelar di Hotel Pesona Bay Sungailiat, Selasa (12/2/2019) oleh BNN Bangka untuk para tenaga pendidik di Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM -- Para tenaga pendidik di Kabupaten Bangka mendapat bekal dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka. Penyuluhan yang diberikan meliputi bahaya narkoba di daerah setempat. Sosialisasi digelar BNN di Hotel Pesona Bay Sungailiat Bangka, Selasa (12/2/2019).

Kegiatan asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti Narkoba kepada Institusi Pendidikan Tahun Ajaran 2019 tersebut bertema "Bersama Kita Tingkatkan Komitmen Institusi Pendidikan Dalam Upaya P4GN di Kabupaten Bangka". Materi pertama disampaikan oleh Ketua BNN Kabupaten Bangka, Eka Agustina.

Eka Agustina mengimbau kepada peserta kegiatan yang berprofesi sebagai tenaga pendidik di sekolah masing-masing untuk selalu memperhatikan pergaulan dan gerakan-gerakan aktif para siswa-siswi di sekolah. Hal ini harus dilakukan karena peredaran gelap narkoba bukan hanya menyerang orang dewasa, tapi sudah masuk ke ranah anak-anak kategori SMP.

"Di mana mereka labil dan dalam proses transisi dari jenjang anak-anak menuju remaja," kata Eka di acara itu, Selasa (12/2/2019).

Pada kesempatan yang sama, Eka menginformasikan kepada peserta kegiatan, beberapa waktu lalu BNN Provinsi Bangka Belitung berhasil mengungkap dan menangkap penyelundup narkoba jenis sabu seberat 1 kg.

Narkoba itu diselundupkan menggunakan truk pembawa tepung sagu seberat 14 ton dari Palembang ke pulau Bangka melalui Pelabuhan Tanjung Kalian. Muntok.

Sementara itu Eka didampingi Humas BNN Kabupaten Bangka, R Bembie AP usai acara, Selasa (14/2/2019) menyatakan, BNN ingin mengajak seluruh stakeholder atau pihak yang dianggap memiliki peran lebih dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba.

Misal, BNN akan bekerja sama dengan Kementerian Agama dalam hal setiap calon pengantin yang mendaftakan diri ke KUA diwajibkan melampirkan surat Keterangan bebas narkoba sebagai bentuk upaya pencegahan dini peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba.

"Apalagi kategori penyalahguna narkoba di Indonesia yakni pekerja 50,34 persen pengangguran 22, 34 persen dan pelajar 27,32 persen. Itu artinya, kalangan pelajar di Indonesia sudah terpapar penyalahgunaan narkoba. Itu sebabnya BNN Kabupaten Bangka menyelenggarakan kegiatan asistensi ini kepada pihak tenaga pendidik agar menjadi perpanjang tangan BNN dalam mencegah peredaran gelap serta penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar," katanya.

Sementara itu itu saat acara berlangsung pertanyaan diajukan oleh peserta. Di antara peserta yang bertanya, Dahlan, Kepala Sekolah SMP 2 Bakam Bangka.

Halaman
12
Penulis: ferylaskari
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved