5 Tantangan bagi Operator Telkomsel Amankan Jaringan dan Data Pelanggan dari Serangan Hacker

Tak hanya perbankan, sektor telekomunikasi kini menjadi sasaran empuk para hacker.

5 Tantangan bagi Operator Telkomsel Amankan Jaringan dan Data Pelanggan dari Serangan Hacker
Nattakorn Maneerat
Begini Cara Telkomsel Mengamankan Data Pelanggan dan Jaringan 

BANGKAPOS.COM - Tak hanya perbankan, sektor telekomunikasi kini menjadi sasaran empuk para hacker.

Pasalnya, delapan puluh persen aktivitas kita saat ini bisa dituntaskan di perangkat mobile, termasuk bertransaksi dan melakukan pembayaran.

Ketika bertransaksi menggunakan kartu kredit, Anda biasanya akan dikirimi one time password (OTP) oleh bank.

Namun saat OTP tidak Anda terima, akankah Anda membatalkan transaksi?

“Biasanya kita hanya minta dikirim ulang, karena kita tidak tahu apa yang terjadi behind the scene,” ujar Surung Sinamo, Country Director, Palo Alto Networks Indonesia.

Padahal, tanpa setahu Anda, kode itu sudah jatuh ke tangan penjahat yang mencegat (intercept) OTP di jaringan milik service provider, lalu menggunakannya untuk bertransaksi.

Jenis serangan lain yang berpotensi merugikan pelanggan layanan telekomunikasi adalah pembajakan nomor IMSI (International Mobile Subscriber Identity).

IMSI adalah nomor identitas yang diberikan oleh operator kepada pelanggan.

Dengan nomor IMSI bajakan, seorang penjahat dapat melancarkan kejahatan tapi berlindung di balik nomor IMSI orang lain.

Pencurian data pun berpotensi menimpa pelanggan layanan telekomunikasi.

Halaman
123
Editor: fitriadi
Sumber: Info Komputer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved