Hanya Rp 3.792.000, Pajak Parkir Penyumbang PAD Basel Terkecil

kalau target yang realisasi paling rendah pajak parkir. Karena disini (Basel-red) tidak ada wilayah parkir yang

Hanya Rp 3.792.000, Pajak Parkir Penyumbang PAD Basel Terkecil
bangka pos / Anthoni Ramli
Kabid penerimaan Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Kabupaten Bangka Selatan, Yoko F Ratzumury

BANGKAPOS. COM, BANGKA - Kabid  penerimaan Badan Keuangan Daerah (Bakuda)  Kabupaten Bangka Selatan, Yoko F Ratzumury,  mengatakan penyumbang PAD  Bangka Selatan terkecil ada di sektor Pajak Parkir.  

Dimana target PAD parkir tahun lalu di angka Rp 2.500.000, sementara terealisasi hanya Rp 3.792.000.

Kecilnya target dan realisasi pajak ini parkir ini disebabkan minimnya kawasan parkir yang dikelola pihak ketiga. 

" kalau target yang realisasi paling rendah pajak parkir.  Karena disini (Basel-red)  tidak ada wilayah parkir yang bisa dipungut dari pihak ketiga. 

Contoh seperti parkir BTC dan RSBT.  itukan yang kita pungut pihak ketiganya dalam hal ini pengelola. Sedangkan disini kan belum ada wilayah parkir semacam itu," ujar Yoko di ruang kerjanya,  Rabu (13/2/2019)

Menyiasati minimnya target dan realisasi pajak tersebut tersebut,  pihak Bakuda melirik dan melakukan pungutan dari event event yang ada di Basel. 

Biasanya pungutan pajak tersebut dibarengi dengan karcis masuk dan biaya parkir pengunjung. 

" untuk mengantisipasi itu,  biasanya kami masuk di event event olahraga dan lainnya. Dimana tarif karcis masuk event tersebut sudah include dengan parkir," tukasnya.

Realisasi Pendapatan Daerah (PAD) kabupaten Bangka Selatan tahun 2018 melebihi target. 

Dimana target PAD Basel tahun 2018 sebesar Rp 46.214.022.496, sementara angka realisasi mencapai Rp 49.336.846.081.

Ada beberapa item hasil pajak daerah yang dipungut.

Diantaranya,  pajak hotel,  restoran,  tempat hiburan,  reklame, penerangan jalan,  parkir, air tanah, sarang burung walet,  mineral bukan logam dan batuan,  Bumi bangunan pedesaan dan perkotaan,  dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. 

Namun penyumbang PAD terbesar dari belasan item ini yakni Pajak Penerangan Jalan (PPJ) dengan total realisasi Rp 7.340.705.875,  disusul pajak mineral bukan logam dan batuan diangka Rp 5.180.795.000.

" pertanggal 31 desember 2018 lalu,  realisasi PAD Basel melebihi target. Namun dari beberapa item penyumbang PAD paling besar dari sektor PPJ dan mineral bukan logam dan batuan," ujar  Yoko
 (*)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved