Hari Ini Hakim Vonis Pembunuh Guru Cantik di Belinyu

Hari ini rencananya Majelis Hakim PN Sungailiat, menjatuhkan vonis padanya, Rabu (13/2/2019)

Hari Ini Hakim Vonis Pembunuh Guru Cantik di Belinyu
Bangka Pos / Ferylaskari
Fariansyah alias Fari (25), mengenakan baju tahanan wana orange nomor empat. Tersangka pembunuh istri sendiri, Sri Devi (34), mengaku perbuatan di hadapan sejumlah wartawan, saat jumpa pers di Mapolres Bangka, Rabu (29/8/2018) petang. pada 

BANGKAPOS.COM, BANGKA--Nasib Fariansyah alias Fari di 'ujung tanduk'. Hari ini rencananya Majelis Hakim PN Sungailiat, menjatuhkan vonis padanya, Rabu (13/2/2019). Kasus pembunuhan yang didakwakan padanya, menjadi penyebab ia jadi terdakwa.

Ketua PN Sungailiat, Sarah Louis Simanjuntak diwakili Humas II Benny Yoga Dharma kepada Bangka Pos, Rabu (13/2/2019) menyebutkan, jadwal sidang telah ditetapkan.

"Agenda hari ini telah ditetapkan, yaitu rencananya pembacaan surat putusan," katanya.

Menurut Benny, jadwal vonis ditetapkan setelah beberapa rangkaian sidang dilalui. Agenda sidang mulai pembacaan surat dakwaan oleh jaksa, pemeriksaan saksi, pemeriksaan terdakwa, tuntutan hingga pledoi.

"Sehingga jadwal berikutnya vonis atau putusan," kata Benny seraya menyebutkan, perkara ini ditangani oleh Majelis Hakim, Fatimah (Ketua Majelis) dan Hakim Anggota, Jhon Paul dan Arif.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY dikonfirmasi Bangka Pos, Rabu (13/2/2019) menyebutkan, pihak kejaksaan sebelumnya menjerat Terdakwa Fariansyah alias Fari menggunakan Pasal 340 KUHP.

"Sebelumnya Terdakwa Fariansyah telah kita tuntut 20 tahun penjara," kata Dede.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Fariansyah (25) mulai diadili. Pembunuh ibu guru cantik, istrinya sendiri, Sridevi (34), awalnya terancam hukuman penjara seumur hidup. Beberapa pekan silam, jaksa telah membacakan surat dakwaan dan menghadirkan para saksi di Pengadilan Negeri (PN) Sungailiat Bangka.

Dalam surat dakwaan disebutkan, Terdakwa Fariansyah didakwa menggunakan dakwaan primair Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP atau kedua Pasal 44 Undang- Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga.

Ancaman Pasal 340 KUHP penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun.  Namun pada akhirnya, saat tuntutan, Jaksa lebih yakin pada satu pasal, yaitu Pasal 340 KUHP dan menuntut terdakwa, 20 tahun penjara.

(Bangkapos.com/ ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved