Pemrpov Babel Usulkan Pembangunan 8 Jembatan Gantung ke Pemerintah Pusat

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengusulkan pembangunan delapan unit jembatan gantung ke kementerian PUPR.

Pemrpov Babel Usulkan Pembangunan 8 Jembatan Gantung ke Pemerintah Pusat
Bangka Pos / Krisyanidayati
Kepala Bappeda Babel Ferry Insani 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan mengusulkan pembangunan delapan unit jembatan gantung ke kementerian PUPR.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappppeda) Babel, Ferry Insani mengatakan jembatan gantung ini diprioritaskan untuk menghubungkan daerah yang terisolasi dan ini merupakan program dari kementerian PUPR, sehingga pemprov Babel memanfaatkan ini.

Ia menyebutkan, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar usulan ini dapat diterima pemerintah pusat misalnya untuk akses pendidikan, lalu lintas barang dan pergerakan ekonomi masyarakat.

Sayangnya, Ferry belum menyebutkan delapan titik kawasan yang akan dihubungkan, ia hanya memberi contoh yakni Desa Labuh-Air Pandan.

"Delapan yang kita usulkan, salah satunya di Desa Labuh Air Pandan yang tembus ke Kota Kapur, Penagan, karena selama ini mereka menggunakan jembatan darurat apalagi sekarang rusak dan ambruk," kata Ferry, Rabu (13/2/2019).

Ferry meyakini, dari delapan usulan yang diajukan paling tidak ada dua jembatan yang disetujui. Pasalnya ini harus bersaing dengan Provinsi lain, saat ini sudah ada 450 lebih jembatan yang diusulkan sedangkan kouta untuk pembangunan jembatan gantung ini hanya 200.

"Kalau yang Desa Labuh ini semoga bisa disetujui karena ini akses anak sekolah. Lebar sungainya 80 meter dan sekarang kondisinya ambruk, orang yang mau lewat terpaksa berenang," sebutnya.

Ferry memperkirakan untuk membangun jembatan gantung ini membutuhkan biaya sekitar Rp 8 miliar.

"Ini APBN biayanya, satu jembatan sekitar Rp 8 miliar kalau kita usulkan 8 berarti Rp 64 miliar. Semoga usulan kita bisa disetujui 4 lah, atau paling tidak ada 2 yang disetujui," harapnya.

(BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

 

Penulis: krisyanidayati
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved