Ratusan Kendaraan Dinas Pemkot Pangkalpinang Bakal Dilelang, Produksi Kendaraan Mulai dari 1992-2002

Tahun produksi tertua kendaraan yang bakal dilelang nantinya adalah tahun 1992, sementara tahun termuda adalah 2012.

Ratusan Kendaraan Dinas Pemkot Pangkalpinang Bakal Dilelang, Produksi Kendaraan Mulai dari 1992-2002
BANGKAPOS/DEDI QURNIAWAN
Aset kendaraan roda dua milik Pemkot Pangkalpinang yang rencananya bakal dilelang pada 2019 ini. Foto diambil Rabu (13/2/2019). (BANGKA POS / DEDY Q) 

BANGKAPOS.COM - Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Pangkalpinang akan melelang aset kendaraan dinas milik Pemerintah Kota Pangkalpinang pada 2019 ini. Berdasarkan data sementara Bakeuda Pangkalpinang, sekitar 108 kendaraan yang akan dilelang. Rinciannya terdiri dari 13 unit kendaraan roda tiga 46 unit kendaraan roda dua, dan 49 kendaraan roda empat.

Kepala Seksi Penilaian dan Penghapusan Aset Bakeuda Pangkalpinang M. Nasir mengatakan, fisik dan adminsitrasj seluruh kendaraan tersebut sudah dicek oleh tim lelang Pemkot Pangkalpinang. Saat ini, pihaknya telah mengusulkan penilaian harga (appraisal) kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang.

"Ini masih data sementara karena bisa jadi ada perubahan. Tergantung Pak Wali, pertimbangannya nanti mungkin karena banyaknya permohonoan, kemungkinan pejabat-pejabat eselon kabid itu masih memerlukan kendaraan dinas," beber Nasir, Rabu (13/2/2019)

Tahun produksi tertua kendaraan yang bakal dilelang nantinya adalah tahun 1992, sementara tahun termuda adalah 2012. Lelang akan dilakukan secara terbuka dan akan diumumkan di media dan websites KPKNL. Nasir mengatakan, diperkirakaan pelaksanaannya pada Maret 2019 ini.

"Bisa jadi Maret itulah. Tergantung dari mereka (KPKNL) lah. Kalau biasanya sih paling lama setelah dinilai (appraisal)," katanya.

Nasir mengatakan, ini adalah lelang kendaraan dinas pertama yang dilakukan Pemkot Pangkalpinang sejak tahun 2000.

"Belum pernah karena pertama, dulu tidak ada yang mengusulkan. Kedua dulu warisan 1992 dari Palembang dulu kan tidak pernah dijual," ucapnya.

Sekretaris Bakeuda Pangkalpinang Budiyanto mengatakan, seharusnya aset Pemkot Pangkalpinang ini sudah dilelang akhir tahun kemarin. Tetapi lelang urung karena terkait musibah Lion Air.

"Maret mungkin akan dilakukan lelang. Sekarang sedang di-appraisal dulu. Harusnya tahun kemarin, tetapi Kepala KPKNL-nya ada musibah, terkait Lion Air kemarin," ucap Budiyanto. (BANGKAPOS.COM / dedyqurniawan)

Penulis: Dedi Qurniawan
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved