VIDEO: Pasutri Bawa Sabu 400 Gram Dituntut 10 Tahun Penjara

Mahmud (46), warga warga Cijambe, Desa Sukadamai, Cikarang Selatan, Bekasi dan istrinya Linda (36), warga Jl Pajagalan Kecamatan Pakualaman

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Mahmud (46), warga warga Cijambe, Desa Sukadamai, Cikarang Selatan, Bekasi dan istrinya Linda (36), warga Jl Pajagalan Kecamatan Pakualaman, Yogyakarta hanya bisa tertunduk ketika jaksa penuntut umum (JPU), Nurcahya SH membacakan tuntutan ancaman sanksi pidana hukuman kurangan penjara selama 10 tahun.

Dalam sidang perkara narkotika dengan pembacaan tuntutan ancaman sanksi hukuman tersebut, Rabu (13/2/2019) sore dipimpin langsung oleh I Nyoman Wiguna SH MH bersama dua orang anggota majelis hakim Pengadilan Negeri Pangkalpinang.

Pasangan suami istri (pasutri) ini terjerat hukuman lantaran sebelumnya keduanya kedapatan membawa narkotika jenis sabu sebanyak 400 gram atau hampir setengah kilo gram (kg) saat baru saja menginjakan kaki di kawasan bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

Dalam modus operandinya, pasutri yang kini menjadi terpidana tersebut sebelum kepergok, keduanya membawa barang haram (sabu) itu masuk ke pulau Bangka yakni dengan cara menumpang jasa angkutan udara (pesawat) dari bandara Sorkarno-Hatta, Jakarta, Jumat (13/7/2018) dengan tujuan ke Pangkalpinang.

Sebagaimana kronologis yang pernah dilansir dalam bangkapos.com sebelumnya diungkapkan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) provinsi Bangka Belitung (Babel), Brigjen Pol Nanang Hadianto didampingi Kabid Pemberantasan BNN Provinsi Babel,

AKBP Noer Wisnanto serta pejabat AVSEC (Aviation Security) serta petugas Bea & Cukai bandara Depati Amir menyebutkan jika sabu seberat 400 gram tersebut disimpan di dalam bantalan bawah sandal warna merah milik LY saat awal berangkat dari bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Namun kemudian dilepas dan diganti oleh LY dengan memakai sepatu wanita, sebaliknya sandal berisi 400 grak sabu tersebut dimasukkan ke dalam tas ransel warna abu-abu yang dibawa oleh sang suami yakni M ke Pangkalpinang.

Namun upaya mengelebui petugas akhirnya ketahuan, sehingga saat itu, Jumat (13/7/2018) malam pasutri ini pun langsung digiring guna diperiksa atau diamankan petugas lantaran gerak-gerik dicurigai petugas setelah sebelumnya tercium saat melalui pemeriksaan X-Ray. (BANGKA POS/Ryan A Prakasa)

Penulis: ryan augusta
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved