Kemenag Dinilai Sebagai Kementerian Berkinerja Terbaik Kedua

Sepanjang 4 tahun Kabinet Kerja, Kementerian Agama terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di bidang agama dan pendidikan.

Kemenag Dinilai Sebagai Kementerian Berkinerja Terbaik Kedua
Bangkapos/Edwardi
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H Abdul Rohim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Sepanjang 4 tahun Kabinet Kerja, Kementerian Agama terus berkomitmen meningkatkan pelayanan di bidang agama dan pendidikan.

"Hal itu memang merupakan tugas dan fungsi pokok Kementerian Agama," kata Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, H Abdul Rohim dalam Diklat di Wilayah Kerja (DDWK) Pelayanan Publik Angkatan I hari ke-4 Balai Diklat Keagamaan Palembang di Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Kamis (14/02/2019).

Diungkapkannya, hal ini membuahkan hasil dibuktikan dengan meningkatnya beberapa indikator penting, seperti indeks reformasi birokrasi, indeks kepuasan jemaah haji, angka partisipasi kasar, dan indeks kerukunan umat beragama.

“Dalam survei yang dilakukan Saiful Mujani Research Consulting (SMRC), Kementerian Agama dinilai sebagai kementerian berkinerja terbaik kedua setelah Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujarnya.

Diakuinya, semua itu dapat tercapai berkat sinergitas dan integrasi dalam pelaksanaan program yang dilaksanakan seluruh aparatur Kementerian Agama.

"Untuk tahun 2019 ini, tugas dan tanggung jawab aparatur Kementerian Agama akan menjadi lebih kompleks," tukasnya.

Dilanjutkannya, aparatur Kementerian Agama dituntut dapat mengembangkan kemampuan dan kompetensinya sebagai tindak lanjut dari Rakernas Kemenag RI, di antaranya dalam hal moderasi beragama, Kebersamaan umat dan integrasi data.

"Integrasi data menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena berimplikasi pada peningkatan layanan yang akan diberikan oleh Kemenag," tukasnya.

Untuk mendukung hal tersebut, ia meminta jajarannya untuk menyiapkan grand design integrasi data.

“Saya ingin data-data yang ada di Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang ini bisa terintegrasikan dalam sistem dan aplikasi tertentu. Semua data bisa saling terkoneksi satu sama lain, sehingga apabila memerlukan data, kita bisa mengakses langsung dari satu aplikasi," ujarnya.

Diharapkannya, hal ini dapat segera direalisasikan, mengingat 2019 ini akan menerapkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), sehingga integrasi data menjadi hal yang sangat penting untuk diterapkan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(BANGKAPOS.COM/EDWARDI)

Penulis: edwardi
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved