7 Tahun Jadi Jurnalis Marshandy Tak Menyangka Bakal Jadi PNS, Kini Terima SK NIP Bangka Selatan

Tak pernah terbesit di benak Marshandy (30) hari ini bersama ratusan peserta lain yang menerima SK pengangkatan CPNS Bangka Selatan

7 Tahun Jadi Jurnalis Marshandy Tak Menyangka Bakal Jadi PNS, Kini Terima SK NIP Bangka Selatan
bangka pos / Anthoni Ramli
Marshandy saat mengenakan seragam hitam putih sama seperti ratusan peserta lain yang menerima SK pengangkatan CPNS Basel formasi tahun 2018 di balai daerah pemkab Bangka Selatan, Sabtu (16/2/2019) 

BANGKAPOS.COM - Tak pernah terbesit di benak Marshandy (30), Sabtu (16/2/2019) hari ini dirinya mengenakan seragam hitam putih sama seperti ratusan peserta lain yang menerima SK pengangkatan CPNS Basel formasi tahun 2018 di balai daerah pemkab Bangka Selatan.

Terlebih hampir delapan tahun silam Marshandy, tak pernah lagi mengenakan pakaian tersebut. Terakhir seragam hitam putih tersebut ia kenakan saat sidang skripsi di bangku kuliah lalu.

Begitu juga, saat dirinya menjadi seorang jurnalis sejak tujuh tahun silam, seragam hitam putih tersebut hampir tak pernah ia kenakan.

Sejak, Jumat (15/2/2019) kemarin malam, Atet sapaan Marshandy, berada di Bumi Junjung Besaoh. Ia bertolak dari kediamannya di Merawang, Kabupaten Bangka, untuk menerima SK Nomor Induk Pegawai (NIP) sebagai Abdi Negara.

Bahagia dan sukacita mewarnai perjalanan Atet menjadi Abdi negara.Baginya bak mimpi disiang hari, bisa hadir dan berdiri di tengah tengah ratusan CPNS lainnya.

Namun, bagi Atet menyandang status ASN ini merupakan amanah serta nikmat yang dititipkan Allah SWT kepada dirinya. Untuk itu, tak ada alasan bagi Atet untuk tidak mensyukuri nikmat tersebut.

Marshandy saat mengenakan seragam hitam putih sama seperti ratusan peserta lain yang menerima SK pengangkatan CPNS Basel formasi tahun 2018 di balai daerah pemkab Bangka Selatan, Sabtu (16/2/2019)
Marshandy saat mengenakan seragam hitam putih sama seperti ratusan peserta lain yang menerima SK pengangkatan CPNS Basel formasi tahun 2018 di balai daerah pemkab Bangka Selatan, Sabtu (16/2/2019) (bangka pos / Anthoni Ramli)

"Sampai hari ini saya tidak pernah kepikiran bisa memakai baju (Hitam putih-red) dan menerima SK CPNS seperti ratusan peserta lainnya. Cuma saya yakin rezeki itu tidak bakal tertukar. Dan mungkin inilah rezeki dan amanat yang dititipkan kepada saya," ujar mantan jurnalis media lokal di Babel ini, " Sabtu (16/2/2019).

Sebelumnya Atet tak tebersit dirinya lulus seleksi CPNS. bahkan, Atet baru mengetahui dirinya lulus, setelah lima hari pengumuman kelulusan CPNS Bangka Selatan formasi 2018 yang diumumkan Menpan RI.

Rasa pesimis Atet kian menjadi saat ia mengetahui dirinya tidak lulus di sesi passing grade. Namun ternyata tak hanya Atet, 17 peserta lain yang mengikuti formasi teknik elektro dan idustri semuanya tidak lulus Passing Grade.

"Ya tidak menyangka lah, apalagi passing semua yang ikut formasi teknik elektro dan idustri itu tidak lulus semua. Jadi pakai sistem ranking. Ternyata nilai perengkingan dan SKB itu nama saya paling teratas. Sempat seperti mimpi, waktu buka web menpan. Mana waktu itu lagi nongkrong di warkop (warung kopi)  dan ngeliatnya di handphone," ujar Atet mengenang perjalannya.

(BANGKAPOS.COM / ANTHONI RAMLI)

Penulis: Antoni Ramli
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved