Dua Orang Tenaga Guru di Belitung Tidak Bisa Ikut P3K, Ini Penyebabnya

Setelah melalui proses pendaftaran dan melihat persyaratan yang sudah terlampir, dua orang tenaga guru tidak bisa mengikuti seleksi itu.

Dua Orang Tenaga Guru di Belitung Tidak Bisa Ikut P3K, Ini Penyebabnya
Pos Belitung/Disa Aryandi
Kantor BKPSDM Kabupaten Belitung. 

BANGKAPOS.COM - Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung, Senin (18/2/2019) sudah menutup pendaftaran pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K/PPPK).

Terdapat 19 orang honorer kategori 2 (K2) sudah mendaftar melalui panitia seleksi daerah (panselda). Semula ada 25 orang honorer K2, unsur guru tenaga dan penyuluh pertanian dipastikan bisa mendaftar seleksi P3K tersebut.

Namun setelah melalui proses pendaftaran dan melihat persyaratan yang sudah terlampir, dua orang tenaga guru tidak bisa mengikuti seleksi itu.

"Dua orang itu karena syarat yang tidak cukup. Tenaga guru ini harus S1, nah yang dua orang ini belum S1, jadi tidak bisa ikut seleksi," kata Kassubag Pengadaan BKPSDM Kabupaten Belitung Irawan kepada posbelitung.co, Senin (18/2/2019).

Selain dua orang tenaga guru, terdapat dua orang guru lagi tidak bisa mengikuti seleksi tersebut, lantaran sudah berhenti mengajar. Awalnya jumlah peserta yang bisa mengikuti seleksi untuk tenaga guru tersebut sebanyak 9 orang.

"Khusus untuk tenaga guru ini, yang bisa mendaftar hanya 5 orang dan mereka sudah mendaftar. Sisanya tenaga penyuluh pertanian. Itu juga (penyuluh pertanian) satu orang sudah pindah ke Provinsi, jadi ikut provinsi seleksinya," ucapnya. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Penulis: Disa Aryandi
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved