Erzaldi Minta TP4D Awasi Kegiatan Pemrpov Babel

Pihaknya juga akan memperkuat pengawasan internal baik dari inspektorat dan BPKP, dibantu pengawasan dari TP4D agar pekerjaan lebih baik.

Erzaldi Minta TP4D Awasi Kegiatan Pemrpov Babel
Bangka Pos/Krisyanidayati.
Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat menyaksikan penandatangan kontrak kegiatan PUPR 2019, di Swissbell Hotel, Senin (18/2/2019). 

BANGKAPOS.COM -- - Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman meminta agar Kejaksaan Tinggi Babel melalui Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) untuk mengawasi kegiatan pemprov Babel.

"Kawalan ini sangat membantu sebagai bentuk deteksi dini agar tidak terjadi penyimpangan yang tidak terngiang, kalaupun ada harus diluruskan. Pada hari ini dinas PUPR akan menandatangi kontrak, perlu kami sampaikan bahwa pelaksanaan lelang yang dilakukan lelang untuk tahun ini relatif berjalan lancar," kata Erzaldi, saat menghadiri kegiatan penandatangan kontrak di Lingkungan Pemprov Babel tahun 2019 di Swissbell Hotel, Senin (18/2/2019).

Ia menyebutkan, untuk lelamg langsung pihaknya juga sudah menggunakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), hal ini berbeda dengan tahun lalu.

"Ini untuk menindaklanjuti korsupgah KPK, berkenaan arahan dan petunjuk, khsusunya lelang pemilihan langsung. Ini perlu kita lakukan karena sistem ini memperkceil peluang yang tidak-tidak, degan sistem tidak bisa melakukan penyimpangan," jelas Erzaldi.

Pihaknya juga akan memperkuat pengawasan internal baik dari inspektorat dan BPKP, dibantu pengawasan dari TP4D agar pekerjaan lebih baik.

"Kami berusaha kegiatan di Babel taat aturan, disela-sela kesibukan yang semakin banyak kami berharap tidak mengurangi untuk berbuat lebih baik lagi. Kalau sekarang proses lelang mulai bulan November, di Januari akhir kita sudah bahas kegiatan 2020," katanya.

Dirinya mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PUPR yang dapat melaksanakan kontrak secara serentak dan berharap dapat ditiru OPD lainnya.

"PUPR ini bisa jadi contoh dan ini juga harus diikuti dinas lain. Kalau PU yang kegiatannya ada 60 ini bisa serentak dan bisa cepat, kalau OPD lain yang kegiatannya hanya 5 atau 7 masak enggak bisa, ini bisa diikuti OPD lainnya," pesannya. (BANGKAPOS.COM/Krisyanidayati)

Penulis: krisyanidayati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved