Jaksa Teliti Berkas Polisi Soal Pembunuhan Mbah Surip di Belinyu

Berkas dari penyidik kepolisian sudah diterima oleh jaksa penuntut umum.

Jaksa Teliti Berkas Polisi Soal Pembunuhan Mbah Surip di Belinyu
Bangkapos/Fery Laskari
Rekonstruksi pembunuhan mbah surip 

BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Setelah melakukan rekonstruksi dan memeriksa semua saksi, Penyidik Kepolisian Sektor (Polsek) Belinyu Bangka, akhirnya menyerahkan berkas penyidikan perkara ke jaksa penuntut umum (JPU). Selanjutnya berkas diteliti jaksa, sebelum pelimpahan tahap dua dilakukan penyidik.

Kapolres Bangka AKBP Budi Arianto diwakili Kapolsek Belinyu, Faisal Fatsey kepada Bangka Pos, Senin (18/2/2019) menyatakan, agenda tahap satu sudah mereka lakukan beberapa hari lalu.

"Sudah tahap satu, berkas kita serahkan ke Jaksa Cabjari Belinyu," kata Kapolsek.

Diakuinya, dalam berkas tersebut memuat kronologis pembunuhan yang menimpa Suripto alias Mbah Surip (60) di Belinyu. Tak hanya itu pengakuan Tersangka Pelaku, Ambo Adi alias Andi (36), juga tertuang dalam berkas. Begitu pula keterangan para saksi dan berita acara rekontruksi juga dilampirkan.

"Sehingga berikutnya kita menunggu proses penelitian jaksa," katanya.

Kepala Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Belinyu, Dede MY dikonfirmasi terpisah, Senin (18/2/2019) mengatakan hal senada. Diakui Dede, berkas dari penyidik kepolisian sudah diterima oleh jaksa penuntut umum.

"Berkas dari penyidik kepolisian kita terima beberapa hari lalu," katanya.

Berikutnya lanjut Dede, jaksa penuntut umum bakal meneliti berkas yang sudah dibuat penyidik kepolisian. Nantinya jaksa akan memberikan petunjuk jika ternyata ada kekurangan dalam berita acara di berkas tersebut.

"Saat ini masih diteliti. Mudah-mudahan lengkap sehingga bisa segera tahap dua," katanya.

Dilansir sebelumnya disebutkan, Ambo Adi alias Andi (36), panik, setelah memukul kepala korban dan memasukan jasad korban ke dalam sumur.

Pria berperawakan kulit hitam ini, kemudian melarikan diri ke sebuah kebun sawit di Parit 19 Desa Gunung Pelawan Belinyu Bangka, tak jauh dari rumah korban, Selasa (29/1/2019) subuh.

"Saya pukul kepala korban pakai kayu saat korban sedang tidur. Lalu korban langsung tak sadarkan diri.. dia ngorok...dan saya masukan dia ke dalam sumur rumahnya sendiri," kata Ambo Adi alias Andi (36), ketika ditemui Bangka Pos didampingi anggota Polsek Belinyu, Selasa (29/1/2019).

Pelaku mengaku dendam karena korban tak membayar gaji atau upahnya selama bekerja di proyek bangunan maupun pada borongan kebun. Selain itu pelaku menuduh korban berselingkuh dengan istrinya, sehingga membuat pelaku kalap.

(Bangkapos/Ferylaskari)

Penulis: ferylaskari
Editor: khamelia
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved