Sejumlah Daerah di Rusia Ditutupi Salju Hitam, Penyebabnya Pabrik Batu Bara, Intip Videonya di Sini

Asap pengolahan batu bara inilah yang membuat salju di kota tersebut jadi menghitam. Ternyata, hal ini terjadi disebabkan oleh limbah pabrik batu bara

Sejumlah Daerah di Rusia Ditutupi Salju Hitam, Penyebabnya Pabrik Batu Bara, Intip Videonya di Sini
youtube/euronews.com
Salju hitam di Russia 

BANGKAPOS.COM -- Warga di kota Kiselevsk dan Prokopyevsk, Kuzbass, Rusia serta penduduk yang tinggal di daerah Kemerovo, Siberia mengeluhkan terkait polusi udara yang semakin parah.

Daerah tempat tinggal mereka kini diselimuti salju berwarna hitam pekat.

Kejadian langka tersebut sempat membuat penduduk setempat khawatir karena takut akan membahayakan kesehatan mereka.

Ternyata, hal ini terjadi disebabkan oleh limbah industri yang berasal dari pabrik pengolahan batu bara yang berada di kawasan tersebut.

Asap pengolahan batu bara inilah yang membuat salju di kota tersebut jadi menghitam.

Dilansir dari laman euronews.com, Kemerovo merupakan salah satu tambang batu bara di Russia sejak jaman dulu.

Tidak hanya itu saja, asap gas buangan kendaraan juga memperparah pencemaran udara di Rusia. Oleh karena itu, tim penyidik Badan Lingkungan Hidup Rusia melakukan penyelidikan di dua pabrik batu bara yang ada di wilayah itu.

Sementara itu, Anatoly Volkov, direktur pabrik batu bara di Prolopievskaya menuturkan bahwa pihaknya menggunakan penyaring khusus untuk mengatasi limbah pabrik. Meskipun begitu, tetap saja limbah pabrik batu bara tersebut belum dapat ditangani dengan baik.

Menurut Gubernur Kemerovo, Sergei Tsivilev, penyebab hal ini terjadi juga dikarenakan pabrik batubara ini merupakan warisan dari masa Uni Soviet jaman dahulu.

"Kami sudah mewarisi situasi ekologis seperti ini sejak dari jaman Uni Soviet sebelumnya, Tambang batu bara yang terbuka telah pindah ke kota-kota, dan sebagian pabrik juga telah menandatangani persetujuan untuk memindahkan warga yang tinggal di kawasan perlindungan sanitasi pabrik," ujar Sergei. (BANGKAPOS.COM/Putrie Agusti Saleha)

Penulis: Putrie Agusti Saleha
Editor: asmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved