Berawal Iseng, Pemuda Desa Kayu Besi Merintis Gantungan Kunci Jadi Bisnis.

Adi Gunawan (24) yang biasa di sapa Adi, memanfaatkan peluang bisnis dengan membuat cinderamata khas Bangka Belitung, lantaran minimnya pengrajin

Berawal Iseng, Pemuda Desa Kayu Besi Merintis Gantungan Kunci Jadi Bisnis.
Bangka Pos/Reynila Sari
Gantungan kunci hasil karya tangan Adi. 

BANGKAPOS.COM  – Adi Gunawan (24) yang biasa di sapa Adi, memanfaatkan peluang bisnis dengan membuat cinderamata khas Bangka Belitung, lantaran minimnya pengrajin produk khas Babel.

Jenis usaha industri rumah ini mulai ditekuninya sejak 2019. Produk tersebut yakni gantungan kunci yang bisa dibuat karakter sesuai permintaan konsumen.

Berawal dari keisengan, pemuda ini akhirnya memutuskan untuk merintis bisnis kerajinan tersebut, lantaran banyak yang menyukai hasil karyanya.

“Kalau ada yang pesan skala kecil baru bikin, kalau skala beser seminggu bisa memproduksi minimal 200 gantungan, “ ujarnya, Selasa (19/2/2019).

Harga yang ditawarkan pun bervariasi, berdasarkan ukuran bentuk dan kerumitan pengerjaannya. Gantungan kunci berukuran kecil dibanderol dengan harga Rp 10.000 dan ukuran besar dihargai Rp 12.000 - Rp 20.000.

Biasanya ia membuat gantungan kunci dengan bentuk pulau Bangka, hati, lingkaran dan bentuk tetesan air.

Pengerjaan cinderamata tersebut juga dibantu oleh rekan-rekannya.

“ Untuk sementara dibantu oleh teman, apabila ada pemesanan dengan skala besar, misalnya untuk souvenir pernikahan, saya bekerjasama dengan pengrajin dari luar Bangka,” ujarnya.

Pria yang tinggal di Desa Kayu Besi itu juga merencanakan untuk membuat kerajinan lukisan dari kayu.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved