Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres, Ini Faktanya

Nama Hotman Paris Hutapea akhirnya terseret heboh tanah HGU Prabowo Subianto yang disebut Presiden Jokowi saat debat Capres.

Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres, Ini Faktanya
instagram
Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres, Ini Faktanya 

Hotman Paris Bahas Soal Isu Tanah Prabowo yang Disebut Jokowi di Debat Pilpres, Ini Faktanya

BANGKAPOS.COM - Nama Hotman Paris Hutapea akhirnya terseret heboh tanah HGU Prabowo Subianto yang disebut Presiden Jokowi saat debat Capres.

Hotman Paris mengakui pernah melawan Churchill Mining dan menang, namun tidak terkait sindiran Jokowi atas tanah Prabowo Subianto.

Pro dan kontra terkait penguasaan lahan negara ratusan hektar oleh Calon Presiden atau Capres 02 Prabowo Subianto terus berlanjut.

Pro-kontra ini muncul setelah Presiden Joko Widodo atau Capres 01 Jokowi sebut Prabowo Subianto kuasai lahan ratusan hektar di Kalimantan Timur dan Aceh.

Seperti diketahui, Prabowo Subianto memiliki hak penguasaan tanah atau hak guna usaha (HGU) tanah seluas 340 ribu hektare di Kalimantan Timur dan Aceh.

Dari laman prabowosubianto.info yang dikelola Badan Komunikasi Partai Gerindra, Prabowo Subianto memiliki perusahaan PT Kertas Nusantara yang terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

PT Kertas Nusantara, sebelumnya bernama PT Kiani Kertas. Saham PT Kiani Kertas sebelumnya milik Bob Hasan.

Lahan lainnya milik PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan patungan antara PT Alas Helau milik Prabowo Subianto dengan PT Inhutani IV dengan komposisi saham sebesar 60 persen dan 40 persen.

Lahan PT Tusam Hutani Lestari berada di pegunungan Aceh Tengah, Provinsi Aceh, memiliki konsesi 97.300 hektare dengan konsesi hingga 2042.

Penjelasan Hotman Paris Hutepa soal Tanah Prabowo Subianto

Halaman
1234
Editor: Evan
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved