Jadi Orang Tua Asuh, Rudianto Tjen Tidak Ingin Ada Anak Babel Putus Sekolah

Rudianto Tjen menjadi orang tua asuh bagi anak-anak Babel yang tidak mampu agar tetap bisa sekolah.

Jadi Orang Tua Asuh, Rudianto Tjen Tidak Ingin Ada Anak Babel Putus Sekolah
Bangka Pos
Rudianto Tjen bersama siswa-siswi Babel 

BANGKAPOS.COM -- Pendidikan di Bangka Belitung menjadi perhatian serius Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Bangka Belitung (Babel) Rudianto Tjen. Ia menjadi orang tua asuh bagi anak-anak Babel yang tidak mampu agar tetap bisa sekolah.

Rudi mengatakan sebagai orang tua asuh dirinya membiayai segala biaya sekolah sang anak tersebut. Ia tidak ingin kedepan anak-anak Babel putus sekolah karena tidak memiliki biaya. Hal tersebut sudah dijalani sejak 2002.

"Saya telah melakoni peran orang tua asuh semenjak tahun 2002 lalu hingga saat ini. Saya tetap berkomitmen membantu biaya pendidikan untuk para siswa - siswi kurang mampu" ujar Rudianto Tjen.

Untuk persyaratan, Rudi menyerahkan kepada pihak sekolah untuk mendata siapa saja yang berhak untuk dibantu.

"Kalau saya sendiri pribadi tidak ada (persyaratan menjadi penerima beasiswa). Tapi dari sekolah, mereka mendata dan dari daftar itu kita diminta untuk membantu," ucap Rudianto.

"Untuk siapa orangnya (yang menerima beasiswa), itu sekolah yang menentukan," lanjutnya.

Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan bila dirinya tidak pernah membatasi berapa jumlah anak asuhnya di setiap sekolah. Bahkan, Rudianto menyebut, dia memiliki anak asuh hampir di semua sekolah di Babel.

"Kalau saya 10 anak (di Yayasan Setia Budi), tapi tidak di Setia Budi saja. Banyak sekolah di Babel yang juga saya terlibat, walaupun tidak banyak (jumlah penerima beasiswanya)," sebut Rudianto.

Rudianto mengatakan bila dirinya sangat senang bisa menjadi orang tua asuh bagi siswa yang kurang mampu di Babel.

Sebab saat menjadi orang tua asuh, dirinya bisa bertemu langsung dengan para penerima beasiswa darinya serta orang tua mereka.

"Biasanya setelah tahu siapa-siapanya, kita sebagai orang tua asuhnya dipertemukan dengan anak dan orangtuanya," ucap anggota Komisi I DPR RI itu.

Bagi Rudianto, pertemuan antara dirinya dengan anak asuh serta orang tua mereka merupakan suatu kegembiraan tersendiri. Karena dari pertemuan tersebut membuat hubungan mereka semakin erat dan membangun tali silaturahmi.

"Iya tentu membangun kedekatan dan silaturahmi antara orang tua asuh, murid dan orang tua mereka," tutup Rudianto.

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved