60 Kantong Sampah Dikumpulkan Dari Sekitaran Dermaga Ketapang

Puluhan kantong plastik itu pun langsung dibawa ke tempat pembuangan sampah menggunakan mobil truk, Kamis (21/2/2019).

60 Kantong Sampah Dikumpulkan Dari Sekitaran Dermaga Ketapang
Bangkapos/irakurniati
Peringatan hari peduli sampah nasional juga dilakulan bersih-bersih di sekitaran sungai Ketapang Pangkalbalam, Kamis (21/2/2019) 

BANGKAPOS.COM  - Sebanyak 60 kantong yang berisi sampah organik maupun anorganik yang berserakan di sekitaran dermaga TPI Ketapang Pangkalbalam dikumpulkan. Puluhan kantong plastik itu pun langsung dibawa ke tempat pembuangan sampah menggunakan mobil truk, Kamis (21/2/2019).

Sampah-sampah ini dikumpulkan berkat gotong royong yang dilakukan jajaran Polres Pangkalpinang beserta bhayangkari, Pelindo Pangkalbalam, bea cukai, balai karantina, TNI AL, syahbandar dan pihak kesehatan pelabuhan, dalam memperingati hari peduli sampah nasional.

Selain membersihkan sampah di tepian dermaga, Kapolres Pangkalpinang bersama instansi lain pun menyusuri sungai sekitar mengunakan kapal milik satpolair untuk menjaring sampah yang mengambang.

"Hari ini serentak semua melakukan bersih-bersih untuk memperingati hari peduli sampah nasional. Saya juga berharapnya agar semua lini, baik itu Polri maupun instansi lain memberikan contoh kepada masyarakat, salah satunya dengan cara ini." ujar Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana.

Dia pun meminta agar seluruh jajarannya dapat aktif dan menanamkan rasa peduli lingkungan, dengan cara memungut sampah yang berserakan disekitarnya, sehingga hal ini dapat menjadi kebiasaan bagi personel untuk mempedulikan lingkungan dan menjaga kebersihan.

Sementara, satu diantara warga sekitar dermaga, Yanuar (39), mengatakan, dirinya mengapresiasi dengan kedatangan puluhan orang untuk membersihkan kawasan dermaga. Pasalnya, Yanuar mengakui, biasanya kawasan ini terbilang cukup kotor dengan adanya sampah yang berserakan di darat maupun yang mengambang di laut.

Dia menuturkan, di sekitar dermaga tidak terdapat tempat sampah umum dan kurangnya sosialisasi mengenai kepeduliaan akan kebersihan lingkungan ini.

Dengan kegiatan bersih-bersih ini, pria yang berprofesi sebagai nelayan itu berharap dapat dilakukan rutin, minimal selama satu bulan sekali untuk menjaga lingkungan dan dapat bersinergi dengan masyarakat.

"Saya sih berharapnya ini rutin ya. Bisa membantu kami juga. Tentunya kami pun akan mendukung kegiatan Polri dan instansi ini kedepannya mengenai kebersihan lingkungan." tutur Yanuar.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved