Berikan ASI Eksklusif Buat Anak Lebih Sehat Orang Tua Bisa Hemat Rp 60 Juta

Dengan memberikan ASI bisa hemat 60 juta per dua tahun, itu berdasarkan hasil penghitungan kita pada

Berikan ASI Eksklusif Buat Anak Lebih Sehat Orang Tua Bisa Hemat Rp 60 Juta
Bangka Pos/Krisyanidayati
Asdep Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan kesejahteraan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendra Jamal's. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bagi buah hati anda tidak hanya meningkatkan kekebalan tubuh pada anak, meningkatkan kecerdasan, mendekatkan hubungan emosional antara orang tua dan anak.

Namun, anda bisa lebih berhemat dan menggunakan uangnya untuk kebutuhan anak yang lainnya.

Asdep Pemenuhan Hak Anak Atas Kesehatan dan kesejahteraan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendra Jamal's menyebutkan, pemberian ASI pada anak tidak hanya berdampak pada kesehatan bayi tapi juga dari sisi ekonomi. 

Pada tahun 2015 silam, pihaknya pernah menghitung biaya untuk pemberian susu formula pada anak hingga usia dua tahun. 

Ia menjelaskan orangtua akan menghemat Rp 60 juta dalam dua tahun jika memberikan ASI pada anak. 

"Dengan memberikan ASI bisa hemat 60 juta per dua tahun, itu berdasarkan hasil penghitungan kita pada tahun 2015, kalau sekarang mungkin lebih dan itupun yang kita hitung harga susu standar,

kalau susu premium harganya bisa lebih dari itu," katanya saat menjadi pembicara dalam kegiatan sosialisasi ASI Eksklusif, Gizi Seimbang, dan Pembatasan Gula, Garam, dan Lemak (GGL) bagi keluarga sebagai pelopor dan pelapor, di Hotel Novotel, Kamis (21/2/2019). 

Gerakan pemberian ASI eksklusif memang harus didukung semua pihak,  tempat kerja, masyarakat, pemerintah, dan keluarga.

Secara kesehatan ASI memiliki beberapa keunggulan dibandingkan susu formula, misalnya lebih kebal terhadap penyakit,

memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi baik secara emosional dan intelektual,  memiliki hubungan psikologis yang kuat dengan ibu. 

Halaman
12
Penulis: krisyanidayati
Editor: Iwan Satriawan
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved