Lagi, Tim Gabungan Boyong Delapan Remaja Nongkrong Sambil Minum Miras

Delapan remaja yang sedang minum minuman keras (miras) jenis arak oplosan di perempatan hotel Griya tirta, kelurahan Semabung Lama

Lagi, Tim Gabungan Boyong Delapan Remaja Nongkrong Sambil Minum Miras
Bangkapos/irakurniati
Delapan remaja asyik nongkrong sambil minum miras diboyong ke pos kota subsektor Polsek Bukit intan, Kamis (21/2/2019) dinihari 

BANGKAPOS.COM  - Delapan remaja yang sedang minum minuman keras (miras) jenis arak oplosan di perempatan hotel Griya tirta, kelurahan Semabung Lama, Kecamatan Bukit intan, diboyong tim gabungan yang terdiri dari jajaran polsek Bukit intan dan Satpol PP Pangkalpinang ke pos kota subsektor Polsek Bukit intan, Kamis (21//2/2019) dinihari.

Remaja yang terdiri dari empat remaja putri berinisial MR (16), LR (16), AM (16) dan YN (15), juga empat remaja laki-laki berinisial AN (15), PS (17), EM (15) dan JN (19), terjaring tim gabungan saat mengadakan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, untuk meminimalisir penyakit masyaakart yang menyasar pada kenakalan remaja, judi, narkoba, maupun minuman keras.

Pada saat didatangi petugas, para remaja ini mencoba untuk kabur, namun berhasil diamankan oleh petugas. Di lokasi pun ditemukan beberapa kantong plastik berisi arak oplosan.

Kegiatan yang dipimpin kapolsek Bukit intan, AKP Adi Putra, sempat menyusuri sejumlah indekos, tempat hiburan malam maupun tempat tongkrongan.

"Memang ini konteksnya masih bentuk pelanggaran. Namun jika dibiarkan terus menerus akan menjadi kebiasaan para remaja yang menjadi generasi muda kita sudah berkecimpung dengan minuman keras. Maka akan kami lakukan pembinaan dan rutin menggelar kegiatan ini." kata Adi Putra, Kamis (21/2/2019).

Menurutnya, hal ini harus dilakukan pembinaan dan perhatian khusus dari keluarga. Pasalnya meski yang dilakukan merupakan bentuk pelanggaran, namun dikhawatirkan dapat menjadi tindak kriminal dikemudian hari. Untuk itu, pihaknya megantisipasi penyakit masyarakat ini melalui patroli dan melakukan pembinaan.

"Awalnya berbuat pelanggaran, minum minuman keras ini, kemudian mabuk. Lalu bisa saja karena keseringan mabuk untuk beli miras lagi, akhirnya lakukan tindak pidana pencurian karena kepepet. Hal itu lah yang kami harapkan dapat dicegah melalui kegiatan ini." sebut Adi.

AM (15), satu diantara remaja yang terjaring, mengaku sudah meneguk miras ini sebelum petugas datang. Ia mengaku kerap nongkrong bersama temannya, namun baru kali ini mencicipi rasanya segelas arak. Dirinya menyebutkan, orangtua nya sudah sering menegur lantaran dirinya kerap pulang larut malam. Tapi remaja perempuan yang putus sekolah ini, tidak mengubris pernyataan orangtuanya itu.

"Sudah sering dibilang. Sampai orangtua saya sudah bosan kasih tau. Tapi masih tetap saya suka nongkrong sama teman-teman, karena belakangan suka tidak dihiraukan lagi. Orangtua saya sudah bosen ngomonginnya." ujar AM di pos kota.

Penulis: Ira Kurniati
Editor: Ardhina Trisila Sakti
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved