Luar Biasa Kejam Berikut Kronologi Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa hingga Dijenguk Bupati

Seorang bidan desa berinisal YL menjadi korban perampokan disertai pemerkosaan oleh orang tak dikenal

Luar Biasa Kejam Berikut Kronologi Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa hingga Dijenguk Bupati
TRIBUNSUMSEL.COM/SHINTA DWI ANGGRAINI
Ditinggal Suami ke Luar Daerah, Bidan Desa Dirampok dan Diperkosa hingga Dijenguk Bupati 

BANGKAPOS.COM - Seorang bidan desa berinisal YL yang bertugas di sebuah Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan disertai pemerkosaan oleh orang tak dikenal, Selasa (19/2/2019) dini hari tadi.

Seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (20/2/2019), korban yang saat itu tinggal di kantor hanya berdua bersama anaknya yang baru berusia 11 bulan mengalami trauma dan saat ini menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Palembang.

Dari keterangan sejumlah warga, pelaku yang jumlahnya belum diketahui masuk dari jendela samping dengan cara mencongkel kunci jendela kantor, yang lokasinya berada di sisi jalan lintas timur Palembang-Ogan Ilir kilometer 13.

Setelah masuk, pelaku langsung membekap serta memperkosa korban yang tengah tidur.

Korban yang terbangun berusaha melawan sehingga membuat pelaku marah dan memukuli wajah korban hingga muka serta bagian mata bengkak.

Kondisi saat itu yang tengah hujan deras membuat perbuatan pelaku tidak diketahui tetangga sekitar.

Usai memperkosa, pelaku mengambil uang sebesar Rp 500.000 dan sebuah telepon selular milik korban.

Zainal, tetangga korban, mengatakan, dini hari sekitar pukul 01.30 WIB, korban datang ke rumahnya dan mengatakan bahwa dirinya telah menjadi korban pemerkosaan dan perampokan orang tak dikenal di rumahnya.

Usai bercerita, korban yang datang dengan muka lebam langsung pingsan, sehingga Zainal tidak sempat bertanya kepada korban dan langsung melapor ke kepala desa setempat.

“Dia datang dengan menggendong anaknya pukul 1.30 malam dan menceritakan dirinya telah diperkosa oleh orang tak dikenal. Setelah bercerita dia langsung pingsan. Melihat dia pingsan, saya langsung ke rumah kepala desa untuk melapor,” katanya.

Halaman
1234
Editor: zulkodri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved